Senin
14 September 2026 | 9 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wawali Whisnu Sakti Apresiasi Soekarno Trip

pdip-jatim-soekarno-trip-210620-1

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengapresiasi kegiatan Soekarno Trip yang digagas tim Jejak Bung Karno, bersama dengan komunitas Javanica Surabaya, Minggu (21/6/2020).

“Luar biasa. Saat ini jarang anak muda yang masih mempertahankan sejarah dengan terlibat aktif,” kata Whisnu.

Wawali yang akrab disapa WS ini pun mengakui sangat mengagumi sosok Presiden pertama RI tersebut. Menurutnya, Soekarno merupakan tokoh inspirasi bagi dirinya dalam memimpin Surabaya bersama Wali Kota Tri Rismaharini.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menyebut, inisiasi gerakan anak muda melalui Jejak Langkah Soekarno, sangat relevan dalam program yang digagas oleh Pemerintah Kota Surabaya.

“Kedepan memang Soekarno Trip menjadi goals yang ingin dilakukan. Sekaligus meluruskan sejarah bahwa Bung Karno adalah Arek Suroboyo,” ujarnya

Sementara itu, penanggung jawab acara Soekarno Trip Achmad Shandy mengatakan, kegiatan jalan-jalan menyusuri sejarah Bung Karno di Kota Surabaya merupakan rangkaian dari peringatan Bulan Bung Karno di bulan Juni.

Di acara ini, ada 50-an peserta baik laki-laki atau perempuan yang bergabung. “Kita memang menyasar millenial atau anak muda ini, agar mereka bisa lebih mengenal proklamator bangsa Indonesia. Selain itu, kita ingin mereka bisa mengambil seluruh intisari sejarah di masing-masing tempat,” kata Shandy kepada wartawan.

Dia menjelaskan, Soekarno Trip kali ini ada beberapa titik dikunjungi yang dimulai sekitar pukul 10 pagi. Kunjungan pertama dimulai dari Kantor Pos Kebon Rojo yang dulu merupakan sekolah Hogere Burger School (HBS).

HBS menjadi salah satu jujukan sekolah bagi anak-anak bangsa Eropa dan putra bangsawan pribumi atau putra para tokoh pribumi terkemuka.

Jika disetarakan, saat ini HSB setara dengan SMP plus SMU, tetapi hanya lima tahun saja. Di sekolah ini lah Bung Karno pernah menempuh pendidikan dari tahun 1915-1920.

Lalu perjalanan berlanjut ke Langgar Dhuwur, yang merupakan langgar (mushola) Bung Karno belajar mengaji. Selain Bung Karno, di langgar itulah salah satu orator ulung Surabaya Bung Tomo juga penah menimba ilmu agama.

Setelah itu, tim Jejak Bung Karno dan Javanica menuju ke rumah kelahiran Bung Karno di Jalan Pandean Surabaya. Di rumah kecil dan sederhana itu, Ida Ayu Nyoman Rai melahirkan Ir Soekarno pada 6 Juni 1901.

Perjalanan berlanjut ke tempat tinggal sahabat Bung Karno, Roeslan Abdul Ghani. Berteman sejak muda, Roeslan dan Soekarno sama-sama berjuang untuk memerdekakan Indonesia.

Karena kedekatan itu pula, Roeslan ditarik oleh Soekarno yang sudah menjadi Presiden, untuk mengisi pos kementerian yang baru terbentuk.

Akhirnya trip berakhir di kediaman HOS Tjokroaminoto di Jalan Peneleh Surabaya. Shandy mengatakan, hampir semua sudah pernah membaca sejarah pergerakan dan ideologi Bung Karno di tempat ini.

Dia berharap, dengan adanya trip seperti ini benar-benar bisa membangkitkan kecintaan anak muda terhadap sejarah bangsa, khususnya Bung Karno.

Selain itu juga sebagai awalan, apabila Pemerintah Kota Surabaya mau menseriusi jejak sejarah Bung Karno di Surabaya. Karena hal itu sangat bermanfaat, karena bisa digunakan sebagai edukasi dan wisata sejarah.

Menurutnya, kegiatan ini didukung Pemkot Surabaya, dengan syarat-syarat tetap menerapkan protokol kesehatan karena memang digelar di masa pandemi Covid-19. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...
KRONIK

Lewat PKDI Cup 2026, Bupati Lukman Berharap Kades Makin Solid Dorong Kemajuan Desa

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan bahwa olahraga dapat menjadi sarana yang efektif untuk ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting Desa Ngunut Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Sayur Hortikultura

TULUNGAGUNG – Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, memasifkan ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Desak Pelebaran Wiyung–Menganti Dituntaskan di Era Eri

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong proyek pelebaran Jalan Wiyung–Menganti dan sejumlah ...