Minggu
26 April 2026 | 2 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berbekal Perwali 28/2020, Risma Optimis Bisa Putus Mata Rantai Penyebaran Corona

pdip-jatim-risma-muhajir

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini optimistis, jika Perwali Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19 bisa diterapkan dengan baik, akan bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Perwali Nomor 28 Tahun 2020 itu dia terbitkan setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Surabaya tidak diperpanjang. “Dalam Perwali itu dijelaskan secara detail tentang berbagai protokol kesehatan yang harus dijalankan warga Surabaya,” kata Risma, Rabu.

Wali kota dua periode ini juga menjelaskan bahwa data terkonfirmasi Covid-19 di Kota Surabaya itu memang tinggi lantaran masifnya menggelar tes cepat dan tes usap Covid -19 massal gratis di berbagai titik di Kota Pahlawan.

Risma mengatakan tes massal ini sangat penting untuk mencari dan melacak siapa saja yang terkena Covid -19 atau yang sudah aman. “Jadi, kita memang mencari Pak. Sebab kalau tidak kita cari, orang-orang yang terkena virus itu akan tambah bahaya,” ujarnya.

Perempuan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini pun bersyukur karena mendapat bantuan mobil laboratorium dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan bantuan ini, setiap hari selalu ada tes cepat dan tes usap (swab) massal di Kota Surabaya.

“Bagi warga yang hasil tes cepat reaktif, lalu kami tes usap. Sembari menunggu hasil tes usapnya itu kami isolasi di hotel atau Asrama Haji bagi yang tidak menunjukkan gejala. Sedangkan bagi warga yang tes usapnya positif dan sudah menunjukkan gejala, langsung kami rawat di rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, saat mengunjungi Rumah Dinas Wali Kota Surabaya kemarin, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy minta kepala daerah lain di Indonesia khususnya kepala daerah yang di wilayahnya banyak kasus Covid-19 untuk belajar ke Wali Kota Surabaya.

“Suruh belajar ke sini mereka (bupati atau wali kota yang daerahnya banyak kasus Covid -19) biar tahu,” kata Muhajir kepada salah satu stafnya, setelah mendengar paparan Risma soal cara memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan.

Bahkan, pada saat itu Menko PMK meminta salah satu staf Wali Kota Surabaya untuk menyusun lebih detail dan lebih akurat paparan Risma itu agar semua upaya yang telah dilakukan itu bisa dipelajari semua orang. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pesan Wabup Antok di Muspimcab PMII Ngawi: Dzikir, Fikir, Amal Sholeh Jadi Pijakan Utama

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menjadi tamu spesial dalam agenda Musyawarah Pimpinan Cabang ...
KRONIK

Gelar Ngaji Budaya, Wiwin Sumrambah Ajak Masyarakat Kembali pada Akar Tradisi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menekankan pentingnya sinergi antara ...
KABAR CABANG

Masjid di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Simbol Politik yang Membumi

Masjid At-Taufiq di kantor PDIP Kabupaten Malang jadi simbol perpaduan politik dan nilai spiritual, mendapat ...
KRONIK

Puti Guntur Gandeng BRIN Genjot Semangat Berdikari dan Keadilan Inovasi UMKM

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat ...
KABAR CABANG

Mas Dhito Harap Masuknya Anak Muda Jadi Daya Gedor Dongkrak Suara PDI Perjuangan 

Mas Dhito sebut anak muda jadi daya gedor PDIP Kabupaten Kediri untuk dongkrak suara dan rebut kursi di Pemilu ...
KABAR CABANG

Agus Wicaksono: Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Genjot Suara PDIP di Kabupaten Kediri

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Agus Wicaksono sebut sinergi tiga pilar jadi kunci PDIP Kabupaten Kediri genjot suara ...