Senin
20 April 2026 | 9 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Bung Karno adalah Santri yang Punya Enam Dimensi”

pdip-jatim-basarah-160520

JEMBER – Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah meluruskan citra miring Presiden Soekarno berjarak dengan kelompok dan ideologi Islam. Menurut Basarah, Bung Karno merupakan seorang santri dan pemikir besar.

Hal itu diungkapkan Basarah dalam seminar daring (webinar) bertajuk ‘Bung Karno, Islam Dan Pancasila’ yang digelar Universitas Jember (Unej), Selasa (2/6). Webinar itu untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila.

“Bung Karno adalah santri yang punya enam dimensi, seorang pemikir besar. Ini karena di kala muda beliau dikirim oleh orangtuanya untuk tinggal di rumah HOS Tjokroaminoto di Surabaya yang dikenal sebagai salah satu tokoh Islam besar di era itu,” tandas Basarah.

Politisi yang juga penulis buku ‘Bung Karno, Islam, dan Pancasila’ bercerita momen ketika Bung Karno dipenjara dan diasingkan oleh Belanda.

Di waktu pengasingan itu, Bung Karno banyak mendalami Islam dan belajar dari banyak tokoh muslim. Bahkan Bung Karno pernah menjadi Ketua Majelis Pengajaran Muhammadiyah saat diasingkan di Bengkulu.

“Karena itu, tidak heran jika dalam merumuskan Pancasila, Bung Karno dengan tegas memasukkan sila Ketuhanan,” jelas Basarah.

Pengaruh Islam, tambah dia, turut mempengaruhi pemikiran Bung Karno saat merumuskan dasar negara Pancasila. Dalam sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno yang secara tegas mengusulkan Pancasila sebagai dasar falsafah negara.

“Beliau pula yang menjadi ketua Panitia Sembilan yang merumuskan teks Pancasila yang kemudian disebut sebagai Piagam Djakarta pada 22 Juni 1945 dan Bung Karno juga menjadi Ketua PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang mengesahkan UUD pada tanggal 18 Agustus 1945. Jadi mustahil membicarakan Pancasila tanpa melibatkan Bung Karno,” tegasnya.

Wakil Ketua DPP PDI Perjuangan ini pun menilai, kemampuan Bung Karno dalam merumuskan Pancasila tidak lepas dari kualitas pribadinya sebagai pemikir besar yang memiliki enam dimensi.

Dimensi pertama, urai Basarah, Bung Karno adalah pejuang pergerakan Indonesia, dengan kata lain Bung Karno sebagai pejuang pemikir dan pemikir yang pejuang. Kedua Bung Karno ideolog bangsa yang menggali nilai-nilai bangsa Indonesia yang kemudian dirumuskan sebagai Pancasila.

“Bung Karno sang proklamator kemerdekaan RI. Bung Karno sebagai Presiden pertama RI, tokoh dunia yang menginspirasi kemerdekaan banyak negara di Asia dan Afrika, serta Bung Karno sebagai pejuang dan pemikir Islam,” papar anggota Komisi X DPR RI dari dapil Malang Raya ini.

Sementara itu, Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna mengatakan pemilihan Ahmad Basarah sebagai pemateri dalam webinar Harlah Pancasila tepat. Sebab, Ahmad Basarah telah mengkaji secara mendalam kaitan Bung Karno dan perumusan Pancasila dalam disertasinya yang berjudul ‘Eksistensi Pancasila sebagai Tolok Ukur dalam Pengujian Undang-Undang terhadap UUD 1945 di Mahkamah Konstitusi’.

“Pak Ahmad Basarah sengaja kita undang sebagai pembicara sebab beliau tahu persis bagaimana Bung Karno dengan Islam secara sejarah, yuridis dan akademis. Semoga webinar kali ini memberikan pencerahan bagi peserta yang mengikuti tentang bagaimana perumusan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara kita, sekaligus peran besar Bung Karno sebagai perumusnya,” papar Iwan.

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unej ini berharap, peringatan harlah Pancasila tidak sekadar menjadi seremoni atau retorika belaka.

“Mudah-mudahan dengan webinar ini dapat menjawab tantangan yang paling utama adalah bagaimana mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari,” harapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Megawati Soroti Krisis Geopolitik Dunia, Tegaskan Relevansi Dasa Sila Bandung

Megawati Soekarnoputri menegaskan relevansi Dasa Sila Bandung di tengah krisis geopolitik global serta mendorong ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Tulungagung Sukses, 30 Persen Pengurus Diisi Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung sukses melaksanakan Musyawarah Anak ...
KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...