Sabtu
12 September 2026 | 5 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Literasi Bung Karno, Anas Bagikan Paket Buku ke Pesantren

pdip-jatim-anas-pcnu1

BANYUWANGI – Jelang Juni ”Bulan Bung Karno”, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membagikan paket buku tentang Presiden Soekarno ke berbagai lembaga pendidikan, baik umum maupun keagamaan, serta komunitas.

Anas menyebut, Juni adalah bulan penting dalam sejarah Indonesia. Menurutnya, Bung Karno berpidato mengenai rumusan dasar negara pada 1 Juni 1945 di Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan.

“Lalu Presiden Jokowi pada 1 Juni 2016 meneken Keppres penetapan 1 Juni 1945 sebagai hari lahir Pancasila,” kata Bupati Anas saat bertemu puluhan pengasuh pesantren di kantor PCNU Banyuwangi, Minggu (31/5/2020).

Acara dengan protokol kesehatan itu juga dihadiri Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH Zainullah Marwan, Wakil Rais Syuriah KH Abdul Ghofar, dan Ketua PCNU KH Ali Makki Zaini. Tampak hadir, KH Ali Hasan Kafrawi, KH Husaini Hafiz, KH Ruchin Abi Hidayat, KH Achmad Siddiq, dan lain lain

Dalam kesempatan itu juga diputar video penemuan makam perawi hadits Imam Bukhari di Uzbekistan, atas jasa Soekarno. Imam Bukhari tersohor dengan Kitab ”Shahih Al-Bukhari”.

Anas menambahkan, Bung Karno lahir pada Juni, tepatnya 6 Juni 1901 di Surabaya, saat fajar menyingsing. Sejak kecil, ibunda Bung Karno sudah yakin buah hatinya kelak menjadi pemimpin besar.

Bulan Juni juga menandai wafatnya Bung Karno pada 21 Juni 1970, yang membuat negeri berduka.

”Saat ini, Juni sebagai Bulan Bung Karno harus dimaknai untuk membumikan Pancasila, yang digali Bung Karno dari kearifan rakyat Indonesia, ke dalam tindakan gotong-royong menghadapi Covid-19,” ujar Anas.

Untuk memperkuat literasi tentang Bung Karno, Anas membagi paket buku.
”Buku-buku ini memperkaya pengetahuan masyarakat tentang Bung Karno, dan yang terpenting, agar pemikiran Bung Karno dipahami, dipraktikkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan publik,” jelasnya.

Sejumlah buku yang akan dibagikan antara lain ”Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat” (biografi oleh Cindy Adams), ”Bung Karno, Islam dan Pancasila” (Ahmad Basarah), ”Ensiklopedia Keislaman Bung Karno” (Rahmat Sahid), dan ”Bung Karno Sang Arsitek” (Yuke Ardhiati).

Ada pula ”Dunia Dalam Genggaman Bung Karno” (Sigit Aris Prasetyo) dan ”Sukarno dan NU: Titik Temu Nasionalisme” (Zainal Abidin Amir).

”Buku-buku ini multiperspektif, mulai ideologi, keagamaan, diplomasi, hingga arsitektur. Tapi masing-masing lembaga tidak seragam menerimanya, karena sebagian stok buku sangat terbatas,” ujarnya.

”Setelah ke pesantren, paket buku tentang Bapak Bangsa tersebut juga dikirim ke teman-teman di lembaga Hindu, Katolik, Kristen, Buddha, Konghucu, serta Penghayat Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Anas.

Selain membagikan buku, Anas juga menggelar lomba vlog tentang Pancasila untuk kaum muda di Banyuwangi.

”Spirit gotong royong sebagai intisari Pancasila perlu disebarluaskan ke anak-anak muda, untuk memperkuat modal sosial masyarakat. Lomba diumumkan waktu dekat ini,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
KRONIK

Buka Raker PP Bamusi, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

CIANJUR — Islam, menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia ...
KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...