Sabtu
12 September 2026 | 6 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lebaran saat Pandemi, Whisnu Open House lewat Instagram

pdip-jatim-whisnu-lebaran-230520

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana memastikan tetap melakukan open house dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Hanya saja, penyelenggaraan acara di atau di tahun 2020 ini sedikit berbeda karena masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Kami tetap open house seperti biasa. Hanya saja lewat live Instagram. Nanti kalau ada masyarakat yang ingin bergabung ya monggo. Momen Lebaran kita tetap jadikan momen silaturahmi bersama, hanya saja caranya berbeda karena tengah penuh keterbatasan. Kan juga teknologinya ada, kita maksimalkan,” kata Whisnu Sakti, Minggu (22/5/2020).

Kondisi demikian, menurut politisi yang akrab WS ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Biasanya kan saya open house di kediaman dinas. sekarang nggak lah. kita benar-benar maksimalkan protokol kesehatan secara maksimal lah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Whisnu Sakti pun mengungkapkan jika kini dirinya tengah mempelajari tata cara menjadi imam Salat Idul Fitri di rumah. “Karena kan saya juga salat di rumah. Ini lagi belajar,” akunya.

“Kalau tarawih kan sebulan ini sudah di rumah (menjadi imam),” ungkap pria juga salah satu kandidat Calon Wali Kota Surabaya ini.

Whisnu juga minta warga di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur tidak putus silaturahmi meski Hari Raya Idul Fitri tahun ini di tengah pandemi virus Corona.

“Kami mengimbau warga Surabaya untuk tetap melakukan kebaikan dan menjaga silaturahmi satu sama lain. Silaturahmi itu bisa dilakukan secara daring,” ajak Whisnu.

Meski mudik atau pulang kampung dilarang, tambah Whisnus, namun nuansa berlebaran harus tetap terjalin, sehingga silaturahmi daring atau telepon perlu dilakukan terutama kepada sanak saudara maupun keluarga terdekat.

“Secara pribadi dan keluarga, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Untuk seluruh warga Surabaya, di tengah pandemi saat ini jangan sampai menyurutkan niat baik kita,” ucap pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Dia pun mengajak warga Surabaya sebaiknya di masa pandemi ini menurunkan ego pribadi demi kebaikan bersama, seperti tidak melaksanakan kumpul-kumpul dengan banyak orang. Sebab, menurut Whisnu, bisa saja kesempatan berkumpul berubah menjadi tempat penularan Covid-19.

Dengan mencegah dan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan, jaga jarak fisik dan lainnya, maka itu akan membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan virus corona.

“Mari jadikan hari yang penuh fitrah ini sebagai momen penting untuk memperkuat silaturahmi. Juga saatnya untuk saling memaafkan meskipun dengan cara yang berbeda dari momen Lebaran sebelumnya,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
EKSEKUTIF

Wawali Mojokerto: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Hak Dasar Setiap Pekerja

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan ...
KRONIK

Buka Raker PP Bamusi, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

CIANJUR — Islam, menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia ...
KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...