Minggu
25 Oktober 2026 | 5 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bentengi Tenaga Medis, Risma Terus Gerojok APD ke Puskesmas dan RS

pdip-jatim-risma-bantuan-apd1

SURABAYA – Pemkot Surabaya terus gerojok alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis ke rumah sakit dan Puskesmas di Kota Pahlawan. Pendistribusian APD ini untuk meminimalisir potensi tertularnya tenaga medis dari virus Corona (Covid-19).

“Butuhnya memang sangat banyak dan kami terus bantu, termasuk hari ini,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di sela membantu pengepakan dan memimpin pendistribusian APD, Selasa (19/5/2020).

Penyaluran ini yang kesekian kalinya dilakukan Pemkot Surabaya selama masa pagebluk virus Corona. Menurut Risma, pihaknya memang rutin mengirimkan APD selama Covid-19 mewabah.

Pihaknya bersyukur bantuan APD terus mengalir ke Pemkot Surabaya. Begitu sampai di Balai Kota, Risma langsung mengarahkan ke jajarannya agar langsung dibagikan ke Rumah Sakit Surabaya.

“Saya itu bersyukur kalau lihat kardus berisi APD begini. Saya langsung bagi ke beberapa RS. Kalau ada dokter ke sini biasanya kalau pas ada ya kami kasih,” ujar Risma.

Namun dia tak memungkiri, jumlah tenaga medis sangatlah banyak, sehingga kebutuhan APD pun tak sedikit. Tak hanya dokter, melainkan juga tim perawat dan lainnya.

Menurut Risma, tenaga medis yang tak menangani pasien Covid-19 secara langsung pun seharusnya memang memakai APD. Apalagi, dalam beberapa kasus banyak pasien yang terkadang tidak jujur terkait keluhan yang mengarah pada Covid-19.

“Tapi masalahnya ini, APD-nya terbatas, jadi memang butuhnya banyak sekali,” ujar Risma.

Beberapa OPD Pemkot juga banyak dilibatkan untuk memproduksi APD secara mandiri.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga melibatkan UMKM untuk memproduksi APD. Sebagaimana diketahui, banyak UMKM yang kondisinya terpukul lantaran wabah global ini.

Sementara itu, Wakil Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M. Fikser memastikan perhatian Wali Kota Risma dan Pemkot Surabaya kepada tim medis memang besar. Sebab mereka adalah garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19.

“Meskipun beberapa barang cukup langka dicari, namun pemkot terus berusaha memperoleh APD itu untuk keperluan tim medis. Ini bukti bahwa kami terus peduli dan perhatikan tim medis itu,” terang Fikser. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...
KRONIK

Gandrung Sewu 2026, saat Keanggunan Tradisi Berpadu dengan Kemegahan Teknologi Pertunjukan

BANYUWANGI – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026, yang perdana digelar malam hari berlangsung megah, di ...
KRONIK

Bunda Nia Lepas Karnaval PAUD, Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Karakter Anak

SUMENEP – Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak orang tua dan masyarakat untuk memperkuat ...
KABAR CABANG

Merah Muda Fest, PDIP Surabaya Ajak 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran

SURABAYA – Sekitar 200 anak muda mengikuti aksi bersih-bersih pantai dan laut Kenjeran yang digelar DPC PDI ...
LEGISLATIF

6.000 Liter Pertalite Masih di Tangki, Guntur Wahono Desak Pengawasan BBM Diperketat

SURABAYA – Pengawasan distribusi BBM bersubsidi di Jawa Timur perlu diperketat menyusul temuan sekitar 6.000 liter ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Magetan Buka Water Station Napak Tilas, Usul Festival Sejarah untuk Anak Muda

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membuka water station untuk mendukung peserta Napak Tilas dalam ...