Sabtu
12 September 2026 | 7 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disaksikan Wamen dan Gubernur, Gus Ipin Tuntaskan BLT DD Tahap I

pdip-jatim-nur-arifin-160520

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menuntaskan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa ke 152 desa yang tersebar di 14 kecamatan. Rampungnya penyaluran bantuan tahap pertama ini ditandai dengan penyerahan BLT-DD di Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, kemarin.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyerahkan simbolis BLT-DD kepada lima perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM). Penyerahan BLT-DD yang dimulai sejak April 2020 itu disaksikan Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui video conference.

“Ada beberapa desa di Pogalan dan beberapa desa di Dongko yang penyalurannya dilakukan hari ini. Alhamdulillah sudah 100 persen,” ucap Arifin.

Bupati yang akrab disapa Gus Ipin ini menambahkan, kemajuan dilakukan sebagian pemerintah desa dalam meredam gejolak sosial. Adapun beberapa desa, seperti di Desa Karangturi yang penyalurannya tahap pertama pada April, saat ini sudah memasuki tahap dua.

“Ini artinya mungkin secara umum nanti pada Juni, satu pekan setelah Lebaran mungkin tahap dua juga sudah salur 100 persen,” katanya.

Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) BLT-DD di Kabupaten Trenggalek sendiri sebanyak 6.817 orang dengan anggaran mencapai Rp 4 miliar dari seluruh Dana Desa. Sementara jumlah KPM di setiap desa bervariasi, tergantung kondisi perekonomian masyarakat di desa tersebut.

Penyaluran BLT-DD di Kabupaten Trenggalek yang dinilai cepat itu pun mendapat apresiasi dari Kementerian Desa PDTT dan juga Pemprov Jawa Timur.

Menurut Gus Ipin, hal itu karena adanya dukungan dari seluruh Forkopimda sehingga memastikan pemerintah desa tidak ragu dalam penyaluran BLT-DD. Selain itu juga karena penyaluran BLT-DD diperbolehkan secara tunai sehingga lebih memudahkan.

“Juga kepala desa kita geraknya simultan, tidak menunggu data 100 persen baik dulu, yang penting dananya ada, datanya ada, diturunkan sambil dikoreksi. Kalau nunggu data sempurna, corona-nya selesai tidak bagi-bagi bansos kita, tidak bisa bantu masyarakat,” jelas dia.

“Itu juga sejalan dengan apa yang diperintahkan oleh Pak Presiden dan Pak Mensos untuk segera mempercepat proses pencairan ini,” ujar bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
EKSEKUTIF

Wawali Mojokerto: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Hak Dasar Setiap Pekerja

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan ...
KRONIK

Buka Raker PP Bamusi, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

CIANJUR — Islam, menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia ...
KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...