Kamis
29 Oktober 2026 | 5 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Putus Mata Rantai Corona, Risma Sebar 7.223 Rapid Test

pdip-jatim-risma-070520-2

SURABAYA – Untuk memutus mata rantai persebaran virus corona atau Covid-19, Pemkot Surabaya telah menebar rapid test secara massal di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Terhitung sejak April hingga 12 Mei, sebanyak 7.223 alat rapid test yang sudah digunakan untuk warga Surabaya.

Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, dari angka 7.223 tersebut, rapid test sudah digelar untuk orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 4.585 orang.

Hasilnya, 650 orang di antaranya dinyatakan reaktif dan 3.935 negatif. Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 641 terdiri dari 51 orang yang reaktif dan 590 negatif.

“Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) jumlahnya 160 pasien yang didalamnya terdapat 41 pasien reaktif dan 119 negatif,” jelas Risma, Rabu (13/5/2020).

Dia menambahkan, untuk tenaga kesehatan (nakes) berjumlah 1.837 orang. Dari angka tersebut, 46 di antaranya reaktif dan 1.791 nakes dinyatakan negatif.

Dalam menentukan kawasan yang di rapid test, Risma mengaku, tidak serta merta begitu saja. Sebelum dilakukan rapid test, ia memastikan melihat data terlebih dahulu.

Pasalnya jika terdapat daerah dengan jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 cukup banyak maka di situ akan dilakukan rapid test serentak. “Jadi setelah saya lihat data, yang banyak dimana? Oke, di situ dilakukan rapid test,” jelasnya.

Masih terkait upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona, Pemkot Surabaya juga melakukan langkah menambah bed untuk rumah sakit karantina.

Pemkot Surabaya menyediakan bed tambahan di dua rumah sakit rujukan yaitu, RS Husada Utama dan RS Siloam Surabaya.

Risma mengatakan Pemkot Surabaya sudah melakukan kerja sama dengan RS Husada Utama. Gedung pertemuan di rumah sakit tersebut akan disulap menjadi tempat perawatan pasien.

“Kita maksimalkan Husada Utama dengan kapasitas 200 bed, terus ada sisa sekitar 40 bed yang belum dimanfaatkan. kita juga dibantu Siloam 40 bed. Nanti kita tinggal perbaiki saja,” kata Risma. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Gelar Berani Berkomedi, PDIP Jatim Dorong Anak Muda Berani Kritik Sosial dan Politik

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong generasi muda lebih berani mengangkat persoalan sosial dan politik ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong YKP Surabaya Garap Bisnis Rumah Bekas dan Material Bangunan Murah

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong PT Yekape Surabaya (Perseroda) mengembangkan ...
LEGISLATIF

Dana Desa Dipangkas hingga 70%, Guntur Wahono Serap Keluhan Kades di Blitar

BLITAR – Pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen menjadi keluhan utama kepala desa (kades) di Kabupaten Blitar. ...
EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...
KRONIK

Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Ansari Dorong Sinergi Rumah dan Sekolah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pembentukan ...
LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...