Sabtu
27 Juni 2026 | 12 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masuk Banyuwangi, Pendatang Langsung Dikarantina di GOR Tawangalun

pdip-jatim-anas-pantau-pemudik01

BANYUWANGI – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi terus memperketat akses masuk bagi pendatang seiring larangan mudik yang telah dikeluarkan pemerintah pusat. Semua orang yang datang bakal langsung digiring ke Gelanggang Olah Raga (GOR) Tawangalun untuk dikarantina.

“Langkah ini kami ambil agar bisa optimal memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mungkin tidak mengenakkan, tapi mohon permakluman bagi warga yang baru datang,” tegas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (3/5/2020).

Anas mengatakan, opsi karantina di GOR karena masih ada orang yang nekat pulang kampung. Meski sudah diberi opsi isolasi mandiri di rumah masing-masing atau rumah isolasi berbasis desa, di lapangan masih ditemukan yang belum tertib melakukan isolasi.

Sehingga GOR Tawangalun disiapkan bagi mereka yang baru datang maupun yang tak tertib isolasi.

Menurut Anas, langkah Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi ini adalah ikhtiar bersama untuk memutus penularan virus, agar masyarakat bisa segera bisa hidup normal lagi.

“Jadi tolong untuk kali ini saja, bagi yang ingin mudik, tahan keinginan untuk bertemu keluarga. Ini untuk melindungi orang tua dan saudara di kampung, ” tuturnya.

Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi telah minta agar Pelabuhan Gilimanuk menghentikan penjualan tiket penyeberangan ke Jawa bagi pemudik. Namun, terjadi antrean panjang di Gilimanuk.

Para pemudik itu memang tak semuanya menuju ke Banyuwangi, tapi juga akan menuju ke berbagai kabupaten/kota lain, sehingga akhirnya penyeberangan terpaksa dibuka.

”Dalam kondisi seperti itu, maka kami terpaksa akan melakukan tindakan lebih tegas, yaitu yang datang wajib karantina 14 hari di GOR Tawang Alun, milik Pemkab Banyuwangi,” ujarnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak, mulai teman-teman kepolisian dan TNI, juga pihak pelabuhan. Semuanya mendukung dan siap mengawal kebijakan ini,” sambung Anas.

Sekretaris Daerah Mujiono menambahkan, untuk pemudik yang masuk lewat Pelabuhan Ketapang, misalnya, akan langsung dibawa menuju GOR.

Kemudian pemudik yang masuk GOR akan didata dan diberi pilihan. ”Mau karantina di GOR atau di rumah isolasi yang ada di desa,” ujarnya.

Untuk yang kembali di desa, dibuatkan perjanjian. Apabila tidak menaati karantina, bersedia dijemput petugas untuk dikarantina di tempat yang disediakan Pemkab Banyuwangi, salah satunya GOR Tawangalun.

Dia mengatakan, GOR Tawangalun siap difungsikan sebagai tempat karantina dalam beberapa hari ini. ”Sesegera mungkin disiapkan. Insya Allah Senin sudah siap,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Minta Pemerintah Kaji Penghentian Impor BBM, DPRD Jatim Bakal Panggil Pertamina

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Fuad Benardi meminta pemerintah mengkaji secara matang rencana penghentian impor ...
SEMENTARA ITU...

Sarasehan Ngaji Pusaka Panji Patrem di Trenggalek Ajak Generasi Muda Lestarikan Keris

Sarasehan budaya Ngaji Pusaka Panji Patrem digelar di Trenggalek untuk mengenalkan keris kepada generasi muda. ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jember Minta Raperda Kawasan Tanpa Rokok Dikaji Komprehensif

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Raperda Kawasan Tanpa Rokok dilakukan secara komprehensif. ...
KRONIK

Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Yatim, Bupati Lukman: Tanggung Jawab Kita Bersama

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memanfaatkan 10 Muharram 1448 Hijriah untuk menebarkan ...