
TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, dalam kebijakan ekonomi, pemkab menyiapkan pemberian saldo dompet elektronik ojek online lokal, Blojek, untuk memesan kebutuhan sehari-hari, bagi para Orang Dalam Pantauan (ODP) terkait pandemi virus Corona (Covid-19).
“Ini dimaksudkan agar mereka (ODP) bisa disiplin mengisolasi diri di rumah. Di satu sisi, tetap dapat terpenuhi kebutuhannya tanpa harus bekerja ataupun berbelanja di luar,” kata Arifin, Kamis.
Pemkab akan meregistrasi para ODP untuk mendapatkan akun Blojek dengan saldo senilai Rp 200.000. Para ODP yang menjalani isolasi bisa memesan makanan dan kebutuhan dengan memesan via aplikasi.
Setidaknya hingga hari ini, ada 454 ODP di Kabupaten Trenggalek yang akan menerima bantuan itu.
Selain itu, pemkab menyediakan total 5.000 kartu penyangga ekonomi bagi warga yang keuangannya paling terdampak Corona.
Pemkab juga akan memberi pembebasan pajak dan retribusi daerah untuk sektor perhotelan, restoran, dan sewa lahan serta bangunan pada kios yang dikelola pemerintah.
Kebijakan ini, sebut Arifin, selaras dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada para kepala daerah dari PDIP. Arahan Megawati itu disampaikan saat rapat online membahas soal penanganan pandemi virus Corona, kemarin.
“Dalam rapat online intinya, serius menangani dampak wabah Covid-19 serta berfokus pada jaminan pengamanan sosial dan ekonomi,” jelas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut.

Sementara itu, DPC PDI Perjuangan Trenggalek membagi-bagikan masker sebagai antisipasi pencegahan mewabahnya Covid-19 kepada masyarakat yang sedang melakukan aktivitas, kemarin.
Pembagian dilakukan di kantor DPC Jalan Mayjend Sungkono Kelurahan Tamanan. Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek Doding Rahmadi, kegiatan tersebut menyeluruh mulai dari tingkat DPC, PAC yang meliputi wilayah kecamatan dan ranting serta anak ranting yang ada di tingkat dusun.
“Semua jajaran struktural bergerak bersama-sama. Kita lakukan aksi nyata ini demi kepentingan rakyat dalam situasi seperti saat ini,” kata Doding, yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek ini.
Pembagian masker, tambah Doding, sebagai bentuk kepedulian dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan virus Corona yang saat ini tengah menyerang Indonesia.
Meski saat ini di Kabupaten Trenggalek belum ada warga yang terjangkit, pihaknya tetap menganggap perlu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran Virus Corona
“Kita ingatkan kepada masyarakat dengan membagi-bagikan masker, agar sebisa mungkin memakai masker saat keluar rumah. Dan yang sangat penting yakni memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang apa itu Covid-19, gejalanya dan bagaimana mencegahnya,” tuturnya. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS








