Rabu
28 Oktober 2026 | 5 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Momen Hari Perempuan Se-dunia, Ini Tiga Pesan Puan

pdip-jatim-puan-pidato2

JAKARTA – Di momen Hari Perempuan Se-dunia yang jatuh tiap tanggal 8 Maret, Ketua DPR Puan Maharani menekankan beberapa agenda yang perlu menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan kesetaraan gender.

“Pertama, meningkatkan pemahaman dan perspektif perempuan bahwa perempuan dapat berperan di berbagai sektor,” kata Puan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Kedua, lanjutnya, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya peran perempuan dalam pembangunan.

“Ketiga, penguatan regulasi nasional untuk menjamin peran perempuan. Dan membangun kerja sama antar berbagai kelompok dan negara untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi peran perempuan,” tuturnya.

Puan mengingatkan, menghadapi tantangan masa depan, perempuan juga harus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri serta harus semakin mampu mengorganisir dan menghasilkan kepemimpinan perempuan yang inspiratif.

“Saya percaya negara tidak mungkin sejahtera dan maju jika para perempuannya tertinggal. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan harus terus menjadi agenda kerja bersama kita, gotong royong pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan lainnya,” papar dia.

Puan Maharani menambahkan, saat ini perempuan telah banyak aktif dan mengambil peran yang strategis dalam setiap kegiatan pembangunan di segala bidang. Baik itu bidang ekonomi, sosial, lingkungan hidup, olahraga, ilmu pengetahuan, riset, dan sebagainya.

Hari Perempuan Se-dunia 2020 kali mengambil tema “Generasi Kesetaraan: Mewujudkan Hak-Hak Perempuan.”

Menurut Puan, tema itu ditindaklanjuti dengan kampanye Generasi Kesetaraan yang bertujuan untuk menyatukan seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang. Baik yang berbeda gender, usia, etnis, ras, agama dan suku untuk menciptakan dunia setara berkemanusiaan yang semua orang layak dapatkan.

“Saya selalu mengingatkan semua pihak agar menyertakan perempuan dalam seluruh proses pembangunan. Namun, partisipasi perempuan itu bukan sekadar kebijakan afirmatif, akan tetapi merupakan kesadaran atas penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia,” ucapnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyebut, tanpa kesadaran akan penghargaan harkat dan martabatnya sebagai manusia, maka perempuan akan terus menghadapi berbagai kendala yang dapat berasal dari kehidupan sosial, budaya, ekonomi, maupun politik.

“Oleh karena itulah, masih diperlukan berbagai upaya edukasi, sosialisasi, advokasi, dan memfasilitasi berbagai program dalam rangka memperkuat peran perempuan secara konsisten,” papar dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Apresiasi Anak Muda Surabaya yang Gerakkan Ekonomi dan Kepedulian Sosial

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi anak muda yang aktif menggerakkan kegiatan ekonomi dan ...
KRONIK

Cegah Karhutla, Erma DPRD Jatim Dorong Pelibatan Kelompok Tani Hutan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong pelibatan kelompok tani hutan ...
KRONIK

Sonny Soroti Potensi Ekonomi Mangrove, Masyarakat Pesisir Perlu Jadi Penerima Manfaat

BANYUWANGI – Rehabilitasi hutan mangrove dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Kekompakan Jadi Modal Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Pelayanan Publik

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya kekompakan, disiplin, dan sportivitas untuk memperkuat sinergi ...
RUANG MERAH

Di Bawah Getar Suara, di Luar Layar Gawai

Oleh Martin Rachmanto ADA momen ketika sebuah lagu tak lagi sekadar jejeran nada dan rima yang lewat di feed sosial ...
SEMENTARA ITU...

126 Atlet Trenggalek Bidik Tambahan Medali di Popda Jatim 2026, Empat Emas Jadi Pelecut

TRENGGALEK – Sebanyak 126 atlet Kabupaten Trenggalek disiapkan untuk memburu prestasi dalam Pekan Olahraga Pelajar ...