Kamis
18 Juni 2026 | 10 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Ajak Pendukung Lebih Tekun Door to Door

Jokowi di Pasar Babat

Jokowi di Pasar BabatLAMONGAN – Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) ibarat gula. Di mana ada dirinya, di situ rakyat mengerubutinya. Dari desa hingga kota, rakyat berduyun-duyun mendatangi tempat acara yang akan dia datangi. Seperti itu pula yang terjadi Minggu (29/6/2014) di Pasar Babat, Lamongan, Jawa Timur siang ini.

Dua ribuan massa menyemut di depan pasar. Mereka menanti kehadiran Jokowi. Walau saat datang Jokowi hanya bicara tak genap 5 menit, namun massa tetap bergeming dari lokasi. Padahal terik matahari siang menyengat di bulan puasa ini.

Di atas sebuah mobil terbuka yang dijadikan panggung kecil, Jokowi berbicara pada warga melalui sebuah pengeras suara sederhana. Kembali ia menyampaikan pesan yang sama seperti yang sebelumnya ia lakukan di titik pertemuan lain.

Nampak di sini bagaimana ia menghadapi serangan isu negatif terhadap dirinya adalah dengan menjumpai rakyatnya dan menyampaikan pesan yang sama untuk membentuk persepsi yang sama di kalangan calon pemilihnya.

Baca juga: Siap Perhatikan Nasib Nelayan

Salah satu misalnya, dengan becanda, Jokowi mengklarifikasi dan meyakinkan tentang asal usul keluarganya. “Wajah saya ini kan ndeso, masa saya diisukan anaknya orang Singapura? Orang Singapura kok wajahnya ndeso,” kata dia sambil tertawa yang disambut tawa hadirin.

“Ada lagi yang bilang, kalau Jokowi jadi presiden sertifikasi guru akan dihapus. Itu gimana logikanya, ya jelas justru ditambah karena guru itu penting,” ujar dia menanggapi isu yang marak di kalangan guru.

Selain merespon isu negatif yang menyerangnya, Jokowi juga mengingatkan pendukungnya untuk menggunakan sisa waktu 10 hari yang ada untuk tekun mendatangi rumah ke rumah (door to door) mengenalkan sosok capres nomor 2 Joko Widodo – Jusuf Kalla.

“Saya maunya Babat menang total. Bisa nggak?” tanya Jokowi.

“Bisa!” teriak massa.

“Berapa persen targetnya?” tanya Jokowi lagi.

Beragam jawaban terlontar dari massa yang terus mengacungkan dua jari. “Bener ya, nanti tanggal 9 Juli saya mau lihat Babat bisa 80% atau tidak,” pungkas Jokowi mengakhiri orasinya. (sa)

Baca juga: Massa Iringi Jokowi di Gresik

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...