Kamis
20 Agustus 2026 | 12 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Pahami Daerahnya, Driver dan Guide Wisata Banyuwangi Harus Bersertifikat

pdip-jatim-anas-asn-banyuwangi

BANYUWANGI – Mulai bulan Januari ini, Pemkab Banyuwangi akan mewajibkan para driver dan guide yang dimiliki travel agen wisata memiliki sertifikasi terkait kursus pemahaman tentang Banyuwangi.

“Para sopir dan pendamping wisata ini harus mendapatkan sertifikasi terkait kursus pemahaman tentang Banyuwangi. Sehingga mereka menguasai tentang sejarah perkembangan dan sejarah pembangunan Banyuwangi, dan bisa menjelaskan kepada tamu-tamunya dengan baik,” kata Anas.

Hal itu dia sampaikan dalam upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jumat (17/1/2020).

Kewajibkan bagi para driver dan guide wisata bersertifikasi ini terkait target pemerintah setempat yang ke depan akan melambungkan kunjungan wisata. Disamping itu, jelas Anas, destinasi juga akan semakin ditambah.

“Tahun ini amenitas kita akan bertambah, destinasi baru akan kita resmikan, dan beberapa infrastruktur yang kita bangun akan segera selesai. Karena itu saya minta agar semangat yang kita bangun ini sama, mulai dari tingkat atas hingga ke lapisan bawah,” bebernya.

Anas pun minta agar semua kantor dan tempat-tempat wisata, secara bertahap mulai menyiapkan akses untuk anak-anak difabel.

Dalam momentum memperingati Hari Kesadaran Nasional ini, Anas minta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi untuk semakin meningkatkan kinerja dan memperbaiki konsolidasi internal dan eksternal di tahun 2020.

“Tantangan kita ke depan akan semakin berat. Mari jadikan awal tahun 2020 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja kita. Lakukan penguatan ke dalam dan perbaiki konsolidasi baik secara intern maupun ekstern. Dengan semangat untuk berbenah, maka 2020 akan kita jalani dengan lebih baik,” ujar Anas.

Akselerasi, sambung dia, harus terus dilakukan sehubungan dengan adanya penggabungan dinas-dinas baru terkait perubahan OPD di 2020. ”Harapan saya dinas-dinas baru bisa segera melakukan akselerasi sehingga komunikasi bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Peringatan HKN ini juga berbarengan dengan pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional tahun 2020.

Bupati Anas atas nama Pemkab Banyuwangi berterimakasih atas kepedulian BPJS Ketenagakerjaan yang sangat peduli terhadap masalah ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi menyerahkan bantuan secara simbolis santunan jaminan hari tua dan jaminan kematian kepada para ahli waris sebesar Rp. 45238.651.

Juga santunan jaminan hari tua dan jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp. 133.119. 223. Serta manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan berupa beasiswa pendidikan sebesar Rp 2.400,000/ tahun dan santunan jaminan kematian sebesar Rp 85 juta.

Anas juga berterima kasih dan memberikan ucapan selamat kepada manajemen perusahaan yang telah berhasil dalam melaksanakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja sehingga mencapai nihil kecelakaan (zero accident). (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...
LEGISLATIF

Martin Dorong Pemprov Jatim Bangun Cadangan Air di Wilayah Rawan Kekeringan Bondowoso

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendesak Pemprov Jatim mengubah pola penanganan ...
KRONIK

Desak Usut Tuntas Kasus Ibu Aniaya Anak di Pamekasan, Hj. Ansari: Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta polisi untuk mengusut tuntas kekerasan ...