Selasa
11 Agustus 2026 | 2 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bahas Percepatan Pembangunan Ekonomi di Jatim, Kusnadi Audiensi ke Kementerian Terkait

pdip-jatim-kusnadi-kongres-v

JAKARTA – Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi SH MHum bertandang ke sejumlah kementerian di Jakarta mulai Selasa (14/1/2020) hingga Jumat (17/1/2020). Kunjungan audiensi tersebut terkait rencana pemerintah pusat dalam program percepatan pembangunan ekonomi di sejumlah kawasan di Jawa Timur.

“Tadi malam audiensi yang pertama dari rangkaian audiensi dengan beberapa menteri. Tadi malam pertemuan dengan Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Bapak Erick Thohir,” kata Kusnadi saat dihubungi dari Surabaya, Rabu (15/1/2020).

Lepas audiensi dengan Menteri BUMN, Kusnadi rencananya melanjutkan lawatan untuk melakukan audiensi dengan sejumlah menteri hingga hari Jumat (17/1/2020).

Untuk Rabu hari ini direncanakan audiensi dengan Menteri  Percepatan Pembangunan Nasional (PPN) dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Hari berikutnya, Kamis, Kusnadi bakal melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Menteri Keuangan.

Sementara hari Jumat dijadwalkan melakukan pertemuan dengan tiga menteri. Yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Perhubungan.

Dalam audiensi pertamanya, Kusnadi bersama Wakil Gubernur Jatim  serta sejumlah anggota DPRD Jatim dari komisi terkait.

Audiensi menyusul terbitnya Peraturan Presiden No 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Lingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Dalam Perpres yang diteken Presiden Jokowi pada 20 November 2019 terserbut juga tertuang pengembangan di kawasan Selingkar Ijen, kawasan Madura dan Kepulauan.

“Ada sejumlah pembahasan terkait percepatan  pembangunan ekonomi seperti diatur dalam Perpres 80 tahun 2019,” ujarnya.

Misalnya saja, lanjut Kusnadi, soal sharing dana antara anggaran pendapatan belanja nasional (APBN) dengan APBD.

“Juga bagaimana soal kerja sama antara  pemerintah dengan badan usaha atau sumber pembiayaan yang lain yang tentunya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” pungkasnya. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...