Jumat
16 Oktober 2026 | 9 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 Pemenang Desain Ibu Kota Baru Diajak Survei Lapangan

pdip-jatim-juara-1-desain-ibu-kota

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menilai survei lapangan secara langsung oleh pemenang sayembara rancangan tata kota ibu kota baru penting dilakukan. Di antaranya untuk mempertimbangkan penjagaan lingkungan hidup seperti habitat bekantan.

Jokowi mengatakan, survei lapangan diperlukan untuk memastikan rancangan ibu kota telah sesuai rencana lokasi pembangunan prasarana dasar seperti bendungan Sepaku Semoi yang akan dibangun pada 2020, serta jalan dan drainase pada areal seluas 4.000-6.000 hektare.

“Juga mempertimbangkan lingkungan sekitar, seperti habitat bekantan, binatang dilindungi, yang menghuni hutan sekitar Teluk Balikpapan,” demikian unggahan @jokowi dalam media sosial Instagram, Selasa (24/12/2019).

Dia menilai gagasan desain ibu kota negara bertema “Nagara Rimba Nusa” yang telah memenangkan kompetisi itu memiliki karakter kota yang berbeda dengan ibu kota baru negara lain.

Menurut Jokowi, pemerintah akan mengajak juara satu, dua, dan tiga untuk berkunjung ke lokasi ibu kota baru yang terletak di antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Hal itu dilakukan untuk penyesuaian dan persiapan penyusunan “detail design” yang rencananya dimulai pada 2020. “Gagasannya tidak hanya baik, tapi juga punya pembeda dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Selain itu, dalam unggahan sebelumnya, Jokowi menjelaskan rancangan bertema “Nagara Rimba Nusa” yang didesain oleh Urban+ telah meraih juara 1. Lalu rancangan bertema “The Infinite City” sebagai juara kedua dan tema “Kota Seribu Galur” sebagai juara ketiga.

“Dengan terpilihnya para pemenang sayembara desain ibu kota negara, kita telah memiliki bayangan tentang bagaimana rupa ibu kota kita sekian tahun mendatang. Kita akan memulai suatu pekerjaan besar dan mengawali sejarah yaitu memindahkan ibu kota Negara Republik Indonesia,” jelas Jokowi.

Pemerintah terus mempersiapkan rencana pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur dengan memperhatikan segala aspek termasuk lingkungan hidup, yakni dengan merekomendasikan jalan layang untuk memberikan jalur wilayah jelajah satwa endemik.

Menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, rencana pembangunan ibu kota akan memperhatikan pergerakan satwa endemik di wilayah jelajahnya.

Jika ada akses jalan di kawasan tersebut, pemerintah akan membangun jalan layang atau “under pass” sehingga habitat orangutan atau bekantan tidak terganggu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...