Jumat
16 Oktober 2026 | 7 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

PDIP-Jatim-16102026

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar cek kesehatan gratis (CKG) bagi santri. CKG ini akan menyasar 28 ribu santri dari 45 pondok pesantren di Banyuwangi.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek hemogloin untuk mendeteksi anemia, pemeriksaan mata, cek gigi, dan mulut. Juga dilakukan konsultasi kesehatan untuk mendiagnosa penyakit menular dan pengecekan penyakit tidak menular seperti diabetes, kolesterol dan lainnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kegiatan cek kesehatan gratis tersebut merupakan bagian komitmen pemerintah menjamin kesehatan warganya, termasuk kesehatan warga pesantren.

“Santri adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus sehat jasmani dan rohani agar bisa belajar dengan baik dan menjadi sumber daya manusia unggul,” ujar Ipuk saat meninjau pelaksanaan CKG di Pondok Pesantren Gunung Jati, Kecamatan Blimbingsari, Kamis (15/10/2026).

“Pemeriksaan kesehatan ini bukan hanya untuk mendeteksi penyakit, tetapi juga untuk memberikan edukasi agar seluruh warga pesantren terbiasa hidup sehat,” lanjut Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Selain melakukan pemeriksaan individu, tim medis juga memberikan edukasi kesehatan tentang pola hidup bersih dan sehat, kesehatan reproduksi serta pengecekan sanitasi lingkungan pesantren.

Pada pelaksanaan CKG tersebut para santri maupun warga pesantren lainnya yang terindikasi mengalami masalah kesehatan langsung ditangani oleh tim medis. Mereka juga akan terus dipantau kesehatannya oleh puskesmas terdekat.

“Melalui program cek kesehatan gratis diharapkan seluruh santri, ustad, ustadzah, dan pengurus pondok pesantren dapat terjaga kesehatannya secara berkelanjutan. Sehingga pesantren menjadi pusat pendidikan yang produktif, sehat dan berdaya saing,” harap Ipuk.

Ipuk juga menyampaikan pemerintah daerah akan terus memperkuat kolaborasi dengan pondok pesantren dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tapi juga pusat pembentukan akhlak, disiplin dan kemandirian. Terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh pengasuh dan pengurus pesantren atas dedikasi dan pengabdiannya,” tandas Ipuk.

Selain Cek Kesehatan Gratis, Hari Santri di Banyuwangi juga bakal diisi sejumlah kegiatan. Di antaranya, Festival Anak Sholeh 18 Oktober, Santri Mengajar 19 Oktober, Rembuk Santri 20 Oktober, Pelatihan Masjid Affiliate 21 Oktober, Santri Enterpreneur 22 Oktober, dan puncaknya Upacara Hari Santri 22 Oktober. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...