Jumat
16 Oktober 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Harus Ciptakan Lapangan Kerja, Pembangunan Infrastruktur Jangan Pakai Barang Impor

pdip-jatim-jokowi-stan-konstruksi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa pembangunan infrastruktur harus menciptakan lapangan kerja, dan menyerap produk-produk dalam negeri.

“Ini saya ingatkan, jangan sampai pembangunan infrastruktur terlalu banyak menggunakan barang-barang impor dan meninggalkan kelas UKM (Usaha Kecil Menengah) kita,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Konstruksi Indonesia 2019, di Indoor Hall B JI-Expo Kemayoran, Rabu (6/11/2019).

Kepala Negara meminta agar para pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi mengajak mereka (pengusaha UKM, red) bekerja dalam pembangunan ini, juga meningkatkan kualitas penggunanya dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kita.

“Saya minta agar produksi dalam negeri betul-betul menjadi perhatian yang serius, agar pembangunan infrastruktur besar-besaran ini mendongkrak industrialisasi dalam negeri. jadi ngefeknya pada pembangunan industrialisasi di dalam negeri kita,” tegasnya.

Pemerintah, lanjut Presiden, menyediakan alat berat produksi dalam negeri, kebutuhan baja produk dalam negeri dan berbagai kebutuhan material dan bahan baku lainnya dari dalam negeri.

Sehingga sektor konstruksi bisa berkontribusi dalam menurunkan defisit neraca transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan kita.

Dalam kesempatan itu Jokowi juga menyampaikan, keberhasilan dalam pembangunan infrastruktur pada akhirnya pasti terkait dengan kesiapan pendanaan. Tidak mungkin semua infrastruktur yang kita mau bangun bergantung pada APBN.

Karena itu, harus kreatif financing seperti Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU), alu ada PINA (Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah) dan yang lain-lainnya.

Untuk daerah-daerah yang Internal  Rate  of Return (IRR) nya rendah, menurut Presiden, biar pemerintah yang menangani. Karena ini biasanya swasta tidak mau menyentuhnya.

“Selalu saya sampaikan, tolong tawarkan berikan prioritas pada swasta dulu, kalau swasta nggak mau, silakan BUMN mengerjakan, terutama yang internal rate of return nya rendah karena ada suntikan payment. Kalau BUMN nggak mau dikerjakan oleh pemerintah,” jelasnya.

Dia pun mengingatkan juga agar BUMN jangan ambil semuanya. Berikan ruang bagi swasta termasuk para pengusaha lokal untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur ini.

“Ini selalu banyak sekali kontraktor lokal provinsi, kabupaten/kota berkeluh kesah kepada saya, “Pak kok semuanya diambil BUMN?”. Saya sudah perintahkan ini, tidak sekali dua kali. Dan saya harapkan 5 tahun ke depan peran swasta, peran kontraktor lokal betul-betul bisa diberikan ruang yang sebesar-besarnya,” tegas Jokowi. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Bantu Air Bersih 6 Desa Terdampak Kekeringan

LAMONGAN – Memasuki puncak musim kemarau yang dipicu fenomena iklim El Nino, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
EKSEKUTIF

Pantau Pasar Tradisional, Wabup Antok Minta Dinas Cari Strategi Stabilkan Harga Daging Ayam

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencari strategi ...
LEGISLATIF

Data Desil Bansos Bermasalah, Sri Untari Dorong Pemutakhiran Lebih Cepat

JAKARTA – Ketidakakuratan data kesejahteraan dan lambatnya pemutakhiran berisiko membuat bantuan sosial (bansos) ...
EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...
KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...