Senin
10 Agustus 2026 | 5 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terima Kunjungan Menlu Maroko, Puan Teringat “Rue de Soekarno”

pdip-jatim-puan-menlu-maroko1

JAKARTA – Ketua DPR Puan Maharani punya kesan tersendiri terhadap Maroko, salah satu negara di Kawasan Maghribi. Hal itu diungkapkan Puan, saat menerima kunjungan Menlu, Kerja Sama Afrika dan Warga Maroko di Luar Negeri, Nasser Bourita, di ruang kerja Ketua DPR RI, Senin (28/10/2019) sore.

Selain memandang Maroko sebagai negara sahabat dan mitra penting Indonesia, bagi Puan, negara ini memiliki arti tersendiri bagi dia pribadi. “Mengingatkan saya kepada sebuah jalan di Kota Rabat dengan nama kakek saya “Rue de Soekarno,” kenang Puan.

Sejak kunjungan Presiden Soekarno ke Maroko pada Mei 1960 tercatat belum ada  kunjungan balasan dari Pemimpin Maroko. Terakhir, rencana kunjungan  Sri Baginda Raja Maroko pada tahun 2017 Indonesia ditunda.

“Kiranya Yang Mulia dapat menyampaikan pesan kepada Sri Baginda Raja bahwa Presiden Joko Widodo dan Rakyat Indonesia telah lama menantikan kedatangan Pemimpin Rakyat Maroko,” ujar Puan kepada tamunya.

Dia menyatakan DPR memiliki komitmen yang sama dengan Pemerintah RI untuk memperkokoh hubungan bilateral dengan Maroko, termasuk kerjasama parlemen kedua negara. DPR RI beberapa kali mengunjungi parlemen Maroko .

“Di Maroko telah terbentuk Group Kerja Sama dan Persahabatan Maroko – Indonesia, yang diketuai Mr. Mohammed El-Bakkouri,” ungkapnya.

Puan juga minta kerjasama sebagai dua negara muslim ini ditingkatkan. “Saya berharap kita dapat bekerja sama menyebarkan Islam yang damai dan toleran,” ucapnya.

Dia pun mendukung RI dan Maroko  terus bekerja sama dalam memperjuangkan kepentingan umat Muslim di dunia. Salah satunya dan terpenting, sebut Puan, adalah dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap pemerintah Maroko menyambut terbuka dengan rencana beberapa BUMN melakukan pengembangan usaha di Maroko di bidang infrastruktur, transportasi dan perumahan.

“Saya berharap Pemerintah Maroko dapat mendukung rencana pengembangan usaha BUMN Indonesia di Maroko seperti PT. Wijaya Karya, PT. Timah dan PT. Pupuk Indonesia,” kata Puan.

Menurutnya, hubungan Indonesia-Maroko yang bernilai sejarah harus ditransformasikan menjadi hubungan bermanfaat bagi rakyat kedua negara.

Dia berharap hubungan ekonomi khususnya perdagangan dapat terus diperkuat. Untuk itu, dia mendorong kedua negara dapat memperluas akses pasar bagi produk unggulan masing-masing melalui Preferential Trade Agreement (PTA). 

Puan juga mengharapkan  kedua negara dapat meningkatkan kerja sama industri halal yang memiliki potensi sangat besar. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Persaingan Soekarno Cup 2026 Ketat, Banteng Bali Matangkan Adaptasi dan Mental

SURABAYA – Tim Bali menunjukkan komitmen tinggi untuk merebut gelar juara Soekarno Cup 2026 dengan melakukan ...
KABAR CABANG

Ranting-Anak Ranting se-Kecamatan Bandung Terbentuk, DPC Harap Kader Muda Termotivasi Semangat Senior

TULUNGAGUNG – Struktur Pengurus Ranting (PR) dan Pengurus Anak Ranting (PAR) PDI Perjuangan se-Kecamatan Bandung ...
KRONIK

Terima Aspirasi Masyarakat, PDIP Jember Tegas Tolak Rencana Hutang Rp786 Miliar

JEMBER – Aksi penolakan rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meminjam Rp786 miliar melalui skema Lembaga ...
LEGISLATIF

Abdul Qodir Realisasikan Pokir 2026 untuk Bedah Rumah Warga di Malang

MALANG – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, merealisasikan anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Sisakan 4 Kecamatan, Konsolidasi Ditargetkan Tuntas Sebelum 17 Agustus

BLITAR – Konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memasuki tahap akhir. Dari seluruh wilayah yang ditargetkan, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...