Minggu
01 November 2026 | 7 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Melalui Cak eMus, Pemkot Surabaya Lahirkan 77 Startup Baru

pdip-jatim-risma-tri

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya berhasil melahirkan sebanyak 77 bisnis rintisan (startup) berstatus residen melalui inovasi CAngKrukan entrepreneur MUda Surabaya (CAK eMus).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, inovasi tersebut memiliki co-working space bernama Koridor untuk membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang selalu bersentuhan dengan dunia digital.

“Ini bisa lahirkan wiraswasta baru, dimana ruang sudah bukan jadi batasan lagi. Semua bisa ditempuh dengan menggunakan industri 4.0,” kata Risma, kemarin.

Wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan itu menuturkan, CAK eMus juga mengisi Koridor dengan berbagai event, workshop, dan seminar bagi para entrepreneur secara gratis.

Dengan memanfaatkan mal milik Pemkot Surabaya, Cak eMus menyediakan fasilitas internet lengkap, suasana nyaman, serta atmosfer kreatif yang kondusif bagi para pemuda untuk bisa bertukar pikiran.

Dengan susana seperti itu, lanjut Risma, mereka bisa berkarya secara optimal dengan perangkat komputer dan akses internet yang sudah disiapkan. Ruang bagi para entrepreneur milenial ini disebutnya telah banyak mencetak usaha baru berbasis digital.

“Sekarang hasilnya alhamdulillah luar biasa. Terus terang di luar bayangan saya, mereka sekarang sudah bisa bergerak, bahkan bisa mengelola uang sampai Rp 1 triliun,” ungkap wali kota perempuan pertama Surabaya tersebut.

Sejak diresmikan November 2017 lalu, CAK eMus memang dibuat untuk memiliki area co-working yang nyaman, bebas biaya, secara lokasi strategis, serta memungkinkan wirausaha muda mendapatkan partner kerja yang kompeten.

Risma menyebutkan, lahirnya inovasi itu didasarkan pada maraknya pencari kerja dan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi informasi di Kota Surabaya.

Dia berharap, CAK eMus bisa menciptakan lapangan kerja baru, terutama yang berhubungan dengan era revolusi industri 4.0. “Harapan saya mungkin ini bisa untuk anak-anak Surabaya yang lain untuk bisa jadi wiraswasta baru,” tandasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...