Senin
02 November 2026 | 5 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kesepakatan Diteken, Banyuwangi Komitmen Perangi Stunting

pdip-jatim-anas-stunting

BANYUWANGI – Bupati Abdullah Azwar Anas menyebutkan, penanganan stunting menjadi program yang penting bagi Pemkab Banyuwangi. Penanganan stunting ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Penanganan stunting masuk dalam program kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas pembangunan yang masuk dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sebab ini menyangkut investasi masa depan negara ini,” kata Anas.

Hal ini dia sampaikan dalam acara penandatanganan piagam kesepakatan penanganan stunting di Banyuwangi, Kamis (25/7/2019) yang dihadiri seluruh tenaga kesehatan dan kader PKK di Banyuwangi. Bersama Anas dan Ketua TP PKK Banyuwangi, mereka menyatakan komitmen untuk memerangi stunting.

Penandatanganan itu melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), kepala puskesmas se-Banyuwangi, dan para camat. Mereka bersepakat mendorong percepatan penanganan stunting di Banyuwangi.

Stunting adalah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan seusianya. Penyebabnya adalah kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga anak lahir, dan ini terlihat ketika anak memasuki usia 2 tahun.

Anas berharap, penanganan stunting ini dilakukan kolaborasi banyak pihak. Mulai dari kecamatan, puskesmas, desa, bidang, hingga tokoh masyarakat turut dilibatkan.

“Kalau kita berkolaborasi, tentu penanganannya akan menjadi mudah. Oleh karena itu saya harapkan camat, kades, kepala sekolah, dan PKK juga dilibatkan. Sebab kesehatan ibu dan anak memang menjadi prioritas. Semoga target ke depan tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Juwana mengatakan Banyuwangi telah mengambil langkah lebih dahulu untuk mendorong percepatan penanganan stunting. Meskipun, Banyuwangi bukan lokus stunting di Jawa Timur, yang standardnya telah ditetapkan adalah 28 persen.

“Walaupun begitu, kita tetap harus waspada. Sebab di 2030 kita akan mendapatkan puncak bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dibanding usia non produktif. Harapannya anak-anak yang berusia produktif pada saat itu adalah anak-anak yang sehat,” kata Juwana.

Dia menyebutkan, kasus stunting biasanya ditemukan di daerah dataran tinggi. Di kawasan tersebut, biasanya konsumsi yodium, air yang tidak sehat, banyaknya zat-zat yang menghambat penyerapan gizi (blocking agent), dan konsumsi ikan laut tergolong rendah. Di mana kekurangan zat-zat tersebut mengakibatkan stunting.

“Karena itu kita banyak fokus ke kawasan dataran tinggi. Salah satunya dengan menggerakkan tukang sayur (wlijo) di daerah tersebut. Wlijo ini akan membantu distribusi ikan laut atau garam beryodium yang cukup bagi penduduk di kawasan yang rawan stunting,” ujarnya.

Juwana lalu menjelaskan sejumlah upaya pencegahan yang dilakukan Dinas Kesehatan terkait stunting. Yakni, memastikan asupan nutrisi pada ibu hamil, saat bayi lahir dan disusui dan pemberian makanan tambahan hingga 1.000 hari pertama kehidupan bayi.

“Untuk program ini kami telah mengajak kader PKK, posyandu untuk rajin memantau perkembangan gizi dan nutrisi ibu hamil dan balita di daerahnya masing-masing. Bila ada kecenderungan stunting, segera laporkan ke puskesmas atau pihak kecamatan dan desa setempat untuk segera diatasi bersama,” pungkas Juwana. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...