Senin
02 November 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kembangkan Transportasi Udara, Ini yang Dilakukan Pemkab Sumenep

pdip-jatim-fauzi-sumenep

SURABAYA – Pemerintah Kabupaten Sumenep mempunyai mimpi besar untuk mengembangkan dunia transportasi. Bandara Trunojoyo yang telah dikomersilkan sejak 2018 akan dikembangkan dengan fasilitas hanggar khusus pesawat kecil.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengungkapkan, bandara di ujung pulau Madura itu akan dikembangkan dengan fasilitas hanggar khusus pesawat kecil. Sehingga Bandara Trunojoyo akan menjadi pusat bengkel pesawat kecil di Indonesia.

“Jadi kalau itu sudah terwujud, servisnya pesawat ATR-72, perintis, jet, akan ke sini semua. Jadi, tidak perlu lagi ke Singapura,” kata Fauzi kepada wartawan usai pemeriksaan LHKPN di Kantor Gubernur Jatim, kemarin.

Pria yang belum seminggu terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini menjelaskan, untuk mewujudkan mimpi besar itu, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan salah satu perusahaan BUMN.

Bahkan, pihak ketiga yang akan berinvestasi itu sudah melihat langsung kondisi Bandara Trunojoyo. “Ada pihak ketiga, kemarin sudah turun ke lapangan,” ungkapnya.

Berdasarkan rencana, hanggar tersebut akan dibangun empat. Dengan begitu, masih perlu perluasan lahan sekira tiga hektare.

Agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan, maka landasan pacu pesawat komersil akan dibuat baru, tepatnya di sisi utara. “Kita bikin runway baru yang sekiranya cukup untuk pesawat jenis Boeing,” jelas dia.

Achmad Fauzi juga menyampaikan target pembangunan lainnya, seperti membuat pelabuhan udara khusus untuk pesawat amfibi jenis perintis Airfast.

Proyek yang akan jadi percontohan itu terletak di Pulau Masalembu. “Nanti take off-nya dari bandara darat, landing-nya di atas air,” terang penulis buku ‘Saatnya Move On’ ini.

Saat ini, kata Fauzi, pihaknya masih menunggu hasil kajian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Melihat kondisi Sumenep yang memiliki banyak Pulau, Fauzi berharap hal itu bisa terwujud.

“Masih dikaji. Tapi saya yakin bisa, kalau di Masalembu sudah bisa, maka pulau lain tinggal buka trayek,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...