Jumat
24 April 2026 | 10 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Doa Presiden Jokowi di-Ultah ke-72 Megawati

pdip-jatim-perayaan-ultah-megawati1

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan doa untuk Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang berulang tahun ke-72 pada Rabu (23/1/2019). Ultah Ketua Umum PDI Perjuangan itu dirayakan di Grand Sahid Hotel, Jakarta Pusat.

“Dalam hari yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-71 plus 1, dan semoga Allah selalu memberikan kesehatan kepada beliau dan Allah selalu memberikan kebahagiaan kepada Bu Megawati Soekarnoputri,” kata Jokowi.

Baca: Libatkan Milenial, PDIP Gelar Gebyar Kebudayaan di Ultah Megawati

Diketahui penyebutan “71 plus 1” pada usia Megawati merupakan kelakar dari Cak Lontong pada saat acara berlangsung. Cak Lontong mengaku, agak sulit menyebutkan angka 2 sehingga dia menyebut usia Megawati adalah “71 plus 1”.

Jokowi hadir di Puri Agung, Grand Sahid Jaya, tempat acara berlangsung, bersama Wapres Jusuf Kalla. Sejumlah menteri yang masuk dalam jajaran Kabinet Gotong Royong saat Megawati menjadi presiden, juga tampak hadir.

Selain menteri Kabinet Gotong Royong, hadir juga mantan wakil presiden Hamzah Haz dan Try Sutrisno. Para tokoh tersebut saling berjabat tangan dan berpelukan.

Baca juga: Ini, Hadiah Ultah Megawati dari Menteri Kabinet Gotong Royong

Perayaan ulang tahun Megawati itu diisi dengan penampilan tari-tarian yang menggabungkan unsur khas Indonesia dengan gaya modern. Selain itu, digelar pula drama musikal dari kelompok Swara Gembira.

Budayawan Butet Kertaradjasa serta duo komedian Cak Lontong dan Akbar ikut memeriahkan acara yang juga dihadiri sejumlah menteri di Kabinet Kerja tersebut.

Mega mengatakan sebenarnya tahun ini dia tidak ingin merayakan ulang tahunnya. “Saya memang tadinya ndak mau lagi ngundang banyak tamu. Saya maunya leyeh-leyeh,” kata dia.

Namun, dia didorong untuk merayakannya dengan anak-anak muda. Alasannya karena banyak anak muda yang ingin mengungkapkan ekspresi mereka.

Pada penghujung acara, Megawati memotong nasi tumpeng. Megawati menyerahkan potongan yang pertama kepada Jokowi. Potongan kedua diserahkan kepada Jusuf Kalla.

Di sela acara, juga dilakukan peluncuran buku “The Brave Lady”. Buku ini berisi tentang testimoni para mantan Menteri Kabinet Gotong Royong terhadap Megawati.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, buku “The Brave Lady” mengungkapkan cara pandang menteri Kabinet Gotong Royong terhadap kepemimpinan Megawati. “Seluruh dinamika dan dialektika atas berbagai persoalan bangsa dibawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri disajikan dalam buku The Brave Lady,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Gas Porprov 2027, KONI Trenggalek Geber TC Atlet Peraih Medali

KONI Trenggalek langsung geber pemusatan latihan atlet peraih medali untuk memburu prestasi di Porprov Jatim 2027. ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lamongan Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan langkah konkret dalam mencetak generasi emas yang bebas ...
KRONIK

Ratusan Kasus Narkoba Menghantui Lumajang, Desa Tunjungrejo Perkuat Ketahanan Lewat Penyuluhan Hukum

LUMAJANG – Memajukan desa tak sekadar membangun infrastruktur. Juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia (SDM) ...
KABAR CABANG

Ficky Septalinda: Sinergi Tiga Pilar Partai, Strategi Mencapai Kemenangan Kontestasi Politik

BANYUWANGI – Menjaga soliditas dan kekompakan tiga pilar Partai menjadi strategi dan kunci utama PDI Perjuangan ...
KRONIK

Erma Inisiasi Program Nelayan Ramah Lingkungan di Pantai Sidem Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Serahkan 10 Ribu Bibit Buah, Dorong Kemandirian Pangan Warga Madiun

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono membagikan 10 ribu bibit tanaman produktif kepada masyarakat di ...