Kamis
16 April 2026 | 12 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi-Ma’ruf Tawarkan Optimisme!

pdip-jatim-jokowi-maruf-debat-pertama

“Kami tidak punya potongan diktaktor atau otoriter. Kami tidak punya rekam jejak melanggar HAM, kami tidak punya rekam jejak melakukan kekerasan, kami juga tidak punya rekam jejak melakukan korupsi”

JAKARTA – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan visi misinya terkait hukum, HAK, anti-korupsi, dan teroprisme. Jokowi menegaskan bahwa dia dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin menawarkan optimisme dalam menjalankan pemerintahan.

“Visi kami adalah Indonesia maju. Kami menawarkan optimisme dan masa depan Indonesia yang berkeadilan,” ujar Jokowi di Hotel Bidakara, Kamis (17/1/2019). 

Jokowi mengatakan negara yang demokratis adalah yang memiliki penegakan hukum dan HAM yang baik. Dia pun menyinggung masalah penyelesaian kasus HAM masa lalu yang diakui masih belum selesai.

“Memang, kita masih punya beban pelanggaran HAM berat masa lalu. Tidak mudah menyelesaikannya,” ujar Jokowi. 

Dia menyebutkan penyelesaian kasus HAM masa lalu begitu berat karena waktu kejadian telah berlalu begitu jauh. Namun, pihaknya berkomitmen menyelesaikan persoalan ini. 

Selain soal HAM masa lalu, Jokowi juga menyinggung pentingnya penegakan HAM di bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Misalnya seperti akses terhadap lahan, pendidikan, layanan kesehatan, dan permodalan.

Dalam hal pemberantasan korupsi, Jokowi juga berkomitmen untuk memperkuat lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya dan Ma’ruf Amin sudah paham persoalan bangsa dan tahu apa yang harus dilakukan jika terpilih dalam Pilpres 2019.

“Kami tidak punya potongan diktaktor atau otoriter. Kami tidak punya rekam jejak melanggar HAM, kami tidak punya rekam jejak melakukan kekerasan, kami juga tidak punya rekam jejak melakukan korupsi,” kata Jokowi.

“Jokowi-Amin akan pertaruhkan jabatan dan reputasi dan akan kami gunakan semua kewenangan yang kami miliki untuk perbaikan bangsa,” tambah dia.

Di akhir pernyataannya, Jokowi masih memiliki waktu 1 menit 20 detik untuk berbicara. Ketika ditanya apakah ingin menambahkan pernyataan, Jokowi merasa sudah cukup.

“Cukup, kami ingin bekerja,” kata Jokowi lalu membuka kedua kancing lengan kemeja panjangnya lalu menggulungnya.

“Ada hal-hal positif yang diapreasi dari lawan debat?” tanya Ira Koesno, moderator debat. “Cukup,” jawab Ma’ruf. Jokowi kemudian mengamini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...