Senin
20 Juli 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rieke: Jokowi Tak Akan Hapus Sertifikasi Guru

Oneng Sirmadji di Pacitan

Oneng Sirmadji di PacitanPACITAN – Politisi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka mengatakan, isu calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla yang akan menghapus sertifikasi guru jika nanti terpilih sebagai presiden dan wakil presiden tidak benar.

“Isu itu sengaja diembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Selalu ada black campaign seperti ini dalam proses pemilu,” kata Rieke selepas acara deklarasi tim pemenangan Jokowi-JK di Gedung Gasibu Swadaya, Pacitan, Jawa Timur, Senin (2/6/2014).

Menurut dia, sertifikasi guru tidak mungkin akan dihapus karena pasangan calon presiden dan wakil presiden ini memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan. Komitmen itu, semua sudah ada dalam visi misi Jokowi – Pak Jusuf Kalla.

“Apalagi, program peningkatan kesejahteraan guru ini telah diatur dalam undang-undang. Jadi ini amanah undang-undang, presiden terpilih wajib melaksanakan, tidak mungkin kita hapus, ” ujar Rieke, yang juga anggota tim pemenangan nasional Jokowi-JK ini.

Senada, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sirmadji mengatakan, pasangan Jokowi-JK memiliki perhatian besar dalam peningkatan kecerdasan masyarakat. “Tentu pendidikan akan menjadi salah satu program andalan. Kalau andalan, masak program kesejahteraan guru dihapus?” kata anggota Dewan Pengarah Tim Pemenangan Jokowi-JK Jawa Timur ini.

Justru, menurut dia, jika Jokowi-JK terpilih, program pendidikan gratis akan semakin ditingkatkan. Langkah yang dilakukan adalah dengan menerbitkan Kartu Indonesia Pintar. Bidang lain yang juga menjadi prioritas pasangan capres dan cawapres ini, dia adalah kesehatan dan jaminan sosial, seperti beras untuk warga miskin.

“Supaya masyarakat Indonesia bisa hidup lebih layak,” kata legislator DPR terpilih dari PDI Perjuangan di daerah pemilihan Jawa Timur 7 ini, yang meliputi Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Magetan, dan Ngawi.

Rieke dan Sirmadji datang ke Pacitan guna menghadiri deklarasi tim pemenangan Jokowi-JK di Gedung Gasibu Swadaya. Dalam kegiatan itu, keduanya sama-sama berorasi di hadapan para pengurus dan kader lima partai politik pendukung Jokowi-JK, yaitu PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, Partai Hanura, dan PKPI Pacitan. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...