Jumat
25 September 2026 | 5 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei Terbaru, Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Tak Terkejar

pdip-jatim-jokowi-maruf-surat-suara

JAKARTA – Sampai tiga bulan jelang coblosan Pilpres 2019, Prabowo-Sandiaga belum mampu mengejar elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sesuai survei teranyar Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf 54,9 persen, sedang Prabowo-Sandiaga 34,8 persen.

“Simulasi dua pasangan nama, Jokowi-Ma’ruf Amin 54,9 persen dan Prabowo-Sandiaga Uno 34,8 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, saat merilis hasil survei di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Sementara sisanya, sebesar 9,2 persen responden belum menentukan pilihan dan 1,1 persen memilih untuk tidak akan memilih di antara keduanya atau golongan putih (golput).

Burhanuddin menekankan, elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres masih bisa berubah mengingat pilpres masih sekitar tiga bulan lagi. Ia menyebutkan, elektabilitas Jokowi dan Prabowo mengalami sedikit peningkatan jika dibandingkan survei pada Oktober 2018.

Adapun, pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) cenderung menurun. “Kurang lebih pertarungan masih tiga bulan. Selisih 20 persen belum aman buat pasangan Jokowi-Ma’ruf,” kata Burhanuddin.

Survei Indikator dilakukan pada 6-16 Desember 2018 dan melibatkan 1.220 responden dengan multistage random sampling di seluruh Indonesia.

Metode survei yang digunakan yakni dengan wawancara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Adapun margin of error rata-rata sebesar plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Sementara itu, DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menyatakan hasil survei internal mereka menunjukkan perolehan suara pasangan Capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Kota Pahlawan pada Pilpres 2019 masih di bawah target.

Sesuai survei yang mereka lakukan, perolehan pasangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 masih 70 persen.

Ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan potensi perolehan suara bagi pasangan nomor urut 01 itu masih belum sesuai harapan dan target yang diputuskan dalam Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) PDIP Surabaya beberapa waktu lalu.

“Target Rakorcab PDI Perjuangan Surabaya itu 80 persen,” kata Whisnu, kemarin.

Atas kondisi itulah pihaknya akan kerja keras supaya target kemenangan 80 persen yang telah diputuskan dalam Rakorcab PDIP Surabaya bisa tercapai.

Pihaknya akan menggenjot dan mengoptimalkan sosialisasi ke masyarakat dengan menggerakkan mesin partai mulai dari kepengurusan di tingkat ranting, anak cabang hingga cabang PDIP supaya kemenangan maksimal bisa didapat.

“Masih ada 10 persen yang perlu digenjot untuk kemenangan Surabaya,” ujar politisi yang juga Wakil Wali Kota Surabaya ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...