Minggu
02 Agustus 2026 | 6 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pakai Baju Koko Warna Putih di Surat Suara Membuat Jokowi-Ma’ruf Lebih Egaliter

pdip-jatim-jokowi-maruf-surat-suara

JAKARTA – Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Aria Bima, menandatangani hasil validasi dan approval surat suara pemilihan presiden 2019.

Dalam surat suara tersebut pasangan capres cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin mengenakan baju koko warna putih dan peci hitam, hanya foto Ma’ruf menggunakan sorban berwarna putih di pundak.

“Tidak ada catatan, sudah cukup bagus,” kata Arya di gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Menurutnya pakaian warna putih yang dikenakan oleh Jokowi dan Ma’ruf merupakan keseharian dari kedua tokoh ini.

“Pak Jokowi suka pakai baju lengan panjang putih. Pak Kiai [Ma’ruf] sebagai ulama besar kebiasaan beliau juga menggunakan baju koko putih, dan kebetulan itu maka yang dipakai berdua cocok putih-putih,” ujarnya.

Selain itu, menurut politisi PDI Perjuangan ini, penggunaan baju koko dengan warna putih membuat kedua tokoh ini nampak lebih egaliter.

“Lebih sesuatu yang original baik untuk Pak Jokowi dan untuk Kiai Ma’ruf. Era saat ini kan lebih bagaimana ekspresi yang lebih egaliter itu. Saya kira pemimpin lebih dilihat dari keteladanannya bukan suatu pakaian yang dia pakai,” jelasnya.

Sementara itu, Ma’ruf AMin menjelaskan alasannya memilih foto tersebut karena dirinya dan Jokowi menyukai baju warna putih.

“Artinya filosofinya yang bersih-bersih. Jadi kita ingin tampil bersih dan juga berkampanye bersih. Kita menang tapi juga bersih,” jelas Ma’ruf di rumahnya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Filosofi lainnya, pihaknya tidak ingin merusak suasana dan kampanye Pilpres 2019 dengan ucapan dan perilaku yang tidak bersih. Untuk itu dia dan Jokowi tampil mengenakan baju dan sorban putih.

Ma’ruf juga mengungkap makna filosofis kopiah hitam. Menurut dia, kopiah hitam merupakan ciri khas dari para pemimpin Indonesia yang telah berjuang bagi bangsa dan negara. “Tentu dari pemimpin-pemimpin kita dulu sejak Bung Karno juga, Bung Hatta kan mereka pakai peci. Bahkan kita kalau ada pelantikan menteri presiden selalu pakai peci. Oleh karena itu kita pun tampil juga dengan menggunakan ciri indonesia,” ujar Ma’ruf. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Muhamad Zaini Ajak Warga Kabupaten Pasuruan Jaga Persatuan Lewat Reses

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, menggelar agenda Reses Masa Persidangan ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kecamatan Tanggunggunung Sukses, Teguhkan Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal ...
KRONIK

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Siap Digelar, PDIP Jatim Perkuat Ekosistem Pembinaan Sepak Bola

PDIP Jawa Timur menargetkan Soekarno Cup 2026 tidak hanya sukses sebagai turnamen, tetapi juga meninggalkan warisan ...
LEGISLATIF

Zulham Kawal Temuan Kerusakan Stadion Kanjuruhan hingga Kementerian PU

MALANG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, memastikan akan mengawal temuan kerusakan ...
LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...