Selasa
03 November 2026 | 9 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kebersihan Ruang Publik, Ini Imbauan Bupati Anas

pdip-jatim-anas-sidak-watu-dodol

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, kebersihan adalah salah satu prirotas pembenahan Banyuwangi pada tahun 2019 ini. Sebab, kebersihan fasilitas publik dan toilet adalah cerminan karakter penghuni suatu kota.

“Siapapun yang melihat ruang publik kotor dan kumuh, terutama toilet, segera lapor ke kami agar bisa cepat ditangani,” kata Anas, Rabu (2/1/2019).

Saat memimpin apel pagi, Azwar Anas mengimbau seluruh PNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi untuk terus meningkatkan kinerja dan meningkatkan kebersihan kota, utamanya toilet.

“Tidak ada toleransi untuk toilet jorok. Mulai asisten, staf ahli, hingga karyawan semuanya ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan toilet. Cek tiga kali sehari bila perlu, untuk memastikan kebersihannya seperti di bandara ataupun mal-mal di kota,” tegas Anas.

Terkait kebersihan fasilitas umum ini, jelang tutup tahun 2018 kemarin, Anas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi wisata Pantai Grand Watu Dodol (GWD) di Kecamatan Wongsorejo.

Selain ingin meninjau langsung kebersihan kawasan tersebut, Anas juga memastikan seluruh fasilitas yang tersedia dalam kondisi baik dan berfungsi sempurna untuk kenyamanan wisatawan. Sasaran Anas di antaranya area toilet, musala dan warung makan.

“Kami fokus pada kebersihan di ketiga tempat tersebut. Memang masih ada yang kurang bersih, namun terus kita monitor para petugas kebersihan untuk meningkatkan frekuensi kerjanya,” kata Anas.

Apalagi Pantai Grand Watu Dodol sudah menjadi jujugan utama para wisatawan bila berkunjung ke kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini.

Pantai Grand Watu Dodol juga telah meraih ASEAN Tourism Standard Award (ASEAN), sebuah penghargaan tertinggi bidang pariwisata tingkat Asia Tenggara pada Januari 2018 silam.

Saat berkeliling, Anas juga menyapa para pengunjung dan mengajak mereka untuk menjaga kebersihan destinasi wisata ini. Bahkan Anas langsung memberikan contoh dengan memungut sampah plastik yang ada di hadapannya. “Boleh bawa dan gelar makanan di pantai, tapi bungkus dan sisa makanan tolong dibuang di tempat sampah. Kalau ada sampah berserakan, tolong bantu buang ke tempat sampah ya,” pesannya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...