Jumat
28 Agustus 2026 | 8 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tokoh Senior PDI Perjuangan, Pak Pomo Telah Berpulang

pdip-jatim-soepomo
Almarhum L Soepomo

SURABAYA – Tokoh senior PDI Perjuangan sekaligus politisi nasionalis, Luwih Soepomo, meninggal dunia di kota Surabaya, Kamis (27/12/2018), pukul 05.00 Wib. Almarhum meninggal dengan tenang di kediamannya, Jalan Rungkut Harapan G-33, Kota Surabaya.

“Bapak Soepomo meninggal karena sepuh. Tadi dibangunkan Ibu untuk subuhan, karena jam 05.00 belum bangun. Ternyata beliau meninggalkan kami selamanya. Biasanya Bapak dahulu yang bangun untuk subuhan,” kata SW Nugroho, keponakan almarhum, yang juga anggota DPRD Jawa Timur.

Menurut Nugroho, jenasah almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih. “Mohon dimaafkan seluruh kesalahan dan kekhilafan Bapak semasa hidup di dunia,“ kata pria yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Pak Pomo, begitu almarhum akrab dipanggil, meninggal dunia pada usia 74 tahun. Meninggalkan satu istri, 2 orang putra/putri, dan 2 cucu.

Turut takziah, sejumlah tokoh senior kaum nasionalis, di antaranya Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang DH, yang juga mantan Walikota Surabaya 2 periode. Ada juga mantan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Budi Harjono.

Ungkapan duka mendalam disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, yang juga Wakil Walikota Surabaya.

“PDI Perjuangan kehilangan tokoh panutan, yang habis-habisan menjaga partai ini di masa sulit. Beliau gigih menjalankan ajaran Soekarno, dan menaruh perhatian besar terhadap kelangsungan PDI Perjuangan, sampai akhir hayat. Selamat jalan, Pak Pomo,” kata Whisnu.

Lahir di Magelang, Jawa Tengah, 21 Januari 1944, Pak Pomo dikenal sejak muda telah menceburkan diri dalam gerakan kaum nasionalis. Almarhum tercatat pernah memimpin Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) Kota Surabaya, semasa organisasi ini dipimpin Rahmawati Soekarnoputri.

L Soepomo, saat menghadiri acara di kantor DPD PDI Perjuangan Jatjm

Dia kemudian aktif di Partai Demokrasi Indonesia (PDI), hasil fusi sejumlah partai politik di antaranya PNI yang dilahirkan Soekarno. Saat Kongres Luar Biasa PDI tahun 1993 di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Pak Pomo menempatkan diri di barisan pendukung Megawati Soekarnoputri.

Kesetiaannya pada Megawati teruji ketika PDI diterpa gonjang-ganjing dualisme kepemimpinan. Ini akibat Kongres PDI di Medan, tahun 1996, yang menaikkan lagi Soerjadi dan Butu Hutapea berkat dukungan Orde Baru.

Kongres di Medan, kala itu, disambut gelombang unjuk rasa massa rakyat di berbagai kota di tanah air. Di Kota Surabaya, pusat gerakan di Posko Pandegiling.

Almarhum Soepomo, yang mendampingi Ketua DPD PDI Jatim versi SK 043 Ir. Sutjipto, tiada henti menggerakkan perlawanan massa. Tiada hari tanpa demonstrasi. “Dan, tiada hari tanpa orasi menggelegar dari Pak Pomo,” kenang Bambang DH.

Hasil Pemilu multipartai 1999, Pak Pomo terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Timur melalui PDI Perjuangan. Lalu, Pemilu 2004, almarhum bersama Ir. Sutjipto terpilih menjadi anggota DPR RI. “Selamat jalan Pak Pomo. Selamat jalan senior dan sahabat perjuangan. Damailah selalu di sisi Allah SWT,” kata Bambang DH. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...