Selasa
03 November 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin Makin Meroket, Ini Penyebabnya

pdip-jatim-jokowi-maruf-hormat-bendera

JAKARTA – Empat bulan jelang coblosan Pilpres 2019, elektabilitas pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin makin meroket.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memaparkan elektabilitas pasangan petahana ini tetap teratas dengan 53,2 persen. Hal itu disebabkan lantaran kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi sebagai petahana.

“Kepuasan terhadap kinerja Jokowi secara umum masih tinggi. Bahkan mengalami kenaikan dari November 2018,” kata penelisi LSI Adjie Alfaraby di kantornya, Jakarta Timur, Rabu (19/12/2018).

Survei LSI Denny JA terbaru yang dilakukan 5-12 Desember 2018 tersebut, tingkat kepuasan kinerja Jokowi menjadi 72,1 persen dari sebelumnya 69,4 persen di November 2018. Sedangkan responden yang mengaku tidak puas dengan kinerja Jokowi menurun dari 24 persen menjadi 22,9 persen pada Desember 2018.

Baca juga: NU dan Muhammadiyah Lebih Banyak Memilih Jokowi-Ma’ruf

Tak pelak, Jokowi-Ma’ruf masih mengungguli paslon Prabowo-Sandiaga yang memiliki elektabilitas sebesar 30,6 persen.

Adapun elektabilitas kedua paslon pada bulan November lalu, yaitu Jokowi-Ma’ruf sebesar 53,2 persen dan Prabowo-Sandiaga 31,2 persen.

Adjie menuturkan, kepuasan terhadap Jokowi sebagai petahana yang tinggi membuat elektabilitasnya hingga kini masih kokoh di atas penantangnya.

Menurutnya, dalam perilaku pemilih, petahana yang dinilai baik kinerjanya akan memperoleh berkah elektoral. Apalagi, Jokowi masih memiliki waktu untuk menambah elektabilitas melalui kebijakan pemerintahanya.

“Masih ada empat bulan lagi bagi Jokowi menambah elektabilitasnya, yaitu mengeluarkan kebijakan yang populis,” ungkap Adjie.

Adjie juga mengatakan, Cawapres Ma’ruf Amin, dinilai menjadi jangkar bagi Jokowi untuk pemilih muslim di Pilpres 2019, khususnya dalam hal menangkis isu-isu identitas yang berpotensi menggerus elektabilitas.

“Pemerintahan Jokowi yang diserang isu tak ramah terhadap Islam bisa diimbangi dengan kehadiran sosok Ma’ruf Amin yang merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ulama Nahdlatul Ulama (NU),” jelasnya.

Hal itu diperkuat melalui survei LSI Denny JA yang menunjukkan 65,8 persen pemilih menyatakan simbol Islam tidak bisa digunakan untuk menggerus dukungan Islam ke Jokowi lantaran Ma’ruf adalah seorang pemimpin ulama.

“Ma’ruf memang tidak banyak mendongkrak suara Jokowi. Namun, dia bisa jadi benteng Jokowi serangan politik identitas terhadapnya,” papar Adjie.

Dia mengungkapkan, hanya sebesar 17,4 persen publik yang menyatakan simbol Islam bisa menggerus dukungan pemilih terhadap Jokowi.

Adjie menambahkan, sesuai jajak pendapat LSI Denny JA selama ini, isu-isu politik identitas bukan satu-satunya variabel yang mampu mempengaruhi perilaku pemilih. Maka dari itu, ia yakin politik identitas tak banyak menggerus elektabilitas Jokowi-Ma’ruf. Survei LSI Denny JA tersebut menggunakan 1.200 responden di 34 provinsi dengan metode multistage random sampling dan margin of error sebesar 2,8 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...