Senin
14 September 2026 | 5 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anak Bangsa Diadu Domba Demi Menang Pemilu, Megawati: Saya Tidak Terima!

pdip-jatim-megawati-pembekalan-caleg-dpr

JAKARTA – Maraknya perundungan, ujaran kebencian dan hoaks di media sosial pada tahun politik menjadi sorotan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Presiden ke-5 RI ini tidak terima jika persatuan anak bangsa dikorbankan hanya demi kepentingan pragmatis memenangkan pemilu.

“Kenapa sih republik ini dibuat seperti ini? Sebuah negara yang dibangun dan bangsa yang dibangun dengan susah payah, sepertinya sekarang mau dipisah-pisahkan, diadu domba dengan segala cara. Ya tentu saya tidak bisa menerima,” tandas Megawati saat memberikan pembekalan kepada caleg PDI Perjuangan Angkatan III di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Dia mengingatkan maraknya ujaran kebencian, perundungan dan hoaks hanya akan merusak bangsa. Megawati pun menanyakan apa keuntungannya.

“Apa keuntungan kita buat republik ini? Hanya mau cari menang? Kalau selalu didengung-dengungkan, Luber (langsung umum bebas rahasia) dan Jurdil (jujur dan adil), mana,” katanya.

Dia menuturkan, membangun demokrasi harus dengan cara-cara positif. Bukan dengan perundungan, menyebar kebohongan dan kebencian.

“Apakah ini kita berdemokrasi? No, no! Ini kan orang di-bully tanpa kehormatan. Bayangkan. Kayak apa sih rasanya? Apa kalian itu ndak punya, katakan kalau orangtua kan punya anak istri keluarga, kayak apa ya sakitnya, coba bayangkan,” ujar Megawati.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, di acara yang dihadiri sekitar 120 caleg itu, Megawati memberikan arahan kepada mereka terkait aspek ideologi Pancasila yang menjadi nilai-nilai partai selama ini.

Caleg juga diberikan pendidikan sejarah kemerdekaan bangsa, hingga strategi pemenangan pemilu berdasarkan gotong royong.

“Kemudian (kampanye) door to door dan juga komunikasi politik yang efektif untuk mensosialisasikan keberhasilan Pak Jokowi dan juga visi misi Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin,” jelas Hasto.

Dia menyebutkan, sekolah caleg yang digelar hari ini adalah gelombang ketiga atau yang terakhir dan diikuti sekitar 120 peserta. Sebelumnya, PDI Perjuangan sudah dua kali menggelar sekolah caleg yang diikuti 450 peserta.

“Jadi dari total 570 caleg DPR RI, semua sudah diberikan pendidikan lewat sekolah partai,” terang Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Lewat PKDI Cup 2026, Bupati Lukman Berharap Kades Makin Solid Dorong Kemajuan Desa

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan bahwa olahraga dapat menjadi sarana yang efektif untuk ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting Desa Ngunut Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Sayur Hortikultura

TULUNGAGUNG – Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, memasifkan ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Desak Pelebaran Wiyung–Menganti Dituntaskan di Era Eri

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong proyek pelebaran Jalan Wiyung–Menganti dan sejumlah ...
OLAHRAGA

Mengenal Gemblidik Race, Balapan Sepeda Kayu Asal Lumbang Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Ajang olahraga tradisional balap papan kayu gelindingan, Gemblidik Race 2026, berlangsung ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pencarian Korban Virgo Transport 8 Jadi Prioritas, Minta Sistem Keselamatan Pelayaran Dibenahi

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani meminta operasi pencarian dan penyelamatan korban KMP Virgo Transport 8 yang ...
SEMENTARA ITU...

SRC 2026 Jadi Kawah Candradimuka, Surabaya Bidik 250 Emas di Porprov 2027

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai salah satu ...