Jumat
25 September 2026 | 3 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Tak Akan Hasilkan Relawan “Kardus”

pdip-jatim-hasto-diwawancara-pers

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto mengatakan tidak akan menghasilkan relawan-relawan “kardus”, sebagai pendukung pasangan calon Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Jenis relawan yang ingin dihasilkan adalah mereka yang berkomitmen kuat untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019.

“Kami tidak akan menghasilkan kader-kader kardus, yang kami lahirkan adalah kader penggerak militan yang punya komitmen kuat menghadirkan watak kekuasaan, yang menyelesaikan masalah rakyat, bukan yang memecah belah,” kata Hasto di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).

Untuk menghasilkan relawan dengan militansi yang tinggi, Hasto mengatakan pembekalan bagi para relawan terus dilakukan.

“Karena kita ingin menghadirkan politik yang membangun, peradaban yang didukung oleh gerakan kader militan yang penuh dengan rasa percaya diri mendukung Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf,” terangnya.

“Komitmen dari pasangan Jokowi-Ma’ruf menghasilkan penggerak-penggerak kampanye yang memang membawa hal-hal yang positif,” sambung dia.

Sebutan “bukan relawan ‘kardus'”, sempat dipakai oleh Jokowi sebelumnya. Pada Minggu (16/9/2018), Jokowi menyebutkan bahwa relawannya dari organisasi Pro Jokowi (Projo) bukanlah relawan “kardus”.

“Saya meyakini relawan Projo itu bukan relawan kardus, betul-betul relawan yang militansinya tinggi, semangat daya juang yang tinggi (untuk) ikut memajukan negara ini,” ujar Jokowi di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat.

Oleh sebab itu, ia percaya para pendukungnya tidak akan memainkan isu-isu sensitif seperti SARA, dalam memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

Lanjut dia, cara-cara yang akan digunakan adalah melalui adu gagasan. Hal itu dinilainya akan sekaligus memberikan pendidikan politik yang baik kepada publik.

“Dari dulu kita menyampaikan optimisme menyampaikan program, menyampaikan apa yang sudah kita kerjakan,” terang Jokowi.

“Saya kira kontestasi ini adu program, adu ide, adu gagasan. Saya kira ini akan mendewasakan dan mematangkan cara-cara berpolitik kepada masyarakat,” lanjut dia.

Acara itu dihadiri 1.000 orang pendukungnya yang menghadiri Rakernas ke-4 Projo. Acara ini diselenggarakan pada 15 hingga 16 September 2018.

Beberapa tokoh yang juga menjadi pembicara yaitu Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, dan Ketua TKN pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Erick Thohir. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Konsolidasi di Kecamatan Rembang, Kader Banteng Ditegaskan Harus Turun ke Akar Rumput

KABUPATEN ​PASURUAN — Jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Pasuruan diminta untuk tidak hanya ...
KRONIK

Tanam Bibit Kelapa di Bancaran, Bupati Lukman Optimis Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama kelompok tani Kampung Kencat, Kelurahan Bancaran, melaksanakan ...
HEADLINE

Said Abdullah Optimistis Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Dimulai 2028

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah optimistis program pendidikan negeri gratis mulai ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Seragamkan Motif, Warna, dan Kualitas Batik untuk SD-SMP Negeri

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menyeragamkan motif, warna, hingga kualitas seragam batik untuk ...
KRONIK

Gelar LKBB untuk Ribuan Pelajar, Pemkab Banyuwangi Wadahi Kreativitas dan Bakat Anak Muda

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) untuk pelajar. ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Minta Penyisiran Data Desil Tak Dinodai Nepotisme

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta penyisiran ulang data penerima bantuan sosial (bansos) ...