Selasa
03 November 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Meski “Di-bully”, PDI Perjuangan Tetap Teratas

pdip-jatim-rakornas2018-2

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri optimistis, partainya bisa kembali menjadi pemenang pada Pemilu 2019.

Keyakinan Megawati ini berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga yang selalu menempatkan PDI Perjuangan di urutan teratas.

Padahal, kata Megawati, dirinya dan PDI Perjuangan kerap di-bully di media sosial. Namun, hal itu tak memengaruhi elektabilitas PDIP.

“Kalau sekarang, kalau lihat survei, enggak turun-turun, sudah di-bully. Ya saya di-bully, ya PDI-P di-bully, enggak turun-turun,” kata Megawati, saat membuka Rapat Koordinasi Nasional di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

Rakornas yang membahas pemenangan Pemilu 2019 ini dihadiri bakal calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin. Hadir juga ratusan kader dan caleg PDIP yang akan bertarung di Pileg 2019.

Pada kesempatan itu, Megawati meminta para kader untuk tidak memikirkan kelompok yang merundung PDI-P di media sosial.

Menurut dia, tindakan itu tidak memengaruhi pilihan masyarakat. “Ya karena saya tahu, ternyata rakyat yang menentukan,” ujarnya.

Survei Litbang Kompas yang dirilis pada April lalu menunjukkan, PDIP dipilih oleh 33,3 persen responden. Hasil itu menempatkan PDI-P di urutan pertama, disusul Gerindra, dan Golkar.

Survei Alvara yang baru dirilis pada Agustus 2018 juga menempatkan PDI Perjuangan pada peringkat teratas dengan 26,1 persen.

Dalam Rakornas PDI Perjuangan itu Ma’ruf Amin memberikan pembekalan kepada calon anggota legislatif.

Pendamping Capres Joko Widodo (Jokowi) itu tiba di lokasi pukul 10.15 WIB bersama Megawati Soekarnoputri. Turut hadir pula sejumlah menteri dari PDIP, seperti Menteri Dalam Negeri Thahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Ma’ruf memberikan pembekalan dan ini pertama kali Ma’ruf bertemu dengan seluruh pengurus jajaran partai di seluruh provinsi.

Hasto mengatakan, Ma’ruf menyampaikan gagasan sebagai pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019. Selain itu, Ma’ruf juga memberikan tips dan strategi untuk memenangkan pemilu.

“Pak Ma’ruf sebagai pengayom akan beri arahan-arahan terkait strategi pemenangan pemilu hari ini,” ujar Hasto, sebelum acara rakornas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...