Kamis
08 Oktober 2026 | 1 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Makna Batik Merah Gus Ipul dan Kerudung Hijau Mbak Puti

pdip-jatim-gusti-haul1

BLITAR – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno menghadiri haul ke-48 wafatnya Presiden Pertama RI Ir Soekarno di Kota Blitar, Rabu (20/6/2018).

Gus Ipul datang dengan mengenakan baju batik berwarna merah, sedang Mbak Puti tampak anggun dengan kerudung hijau. Selama ziarah, keduanya tampak khusyuk berdoa di sisi pusara sang proklamator RI.

Gus Ipul mengatakan, paduan warna dalam busana yang dia kenakan bersama Puti Soekarno adalah simbol semakin bersatunya kaum nahdliyin dan kaum nasionalis. Dua kelompok itulah yang menjadi fondasi bagi bangunan Indonesia.

“Dan dari Jawa Timur-lah fondasi itu dibangun. Dari provinsi ini, lahir seorang tokoh besar dan Bapak Bangsa kita, Bung Karno, Putra Sang Fajar. Dari Jatim pula tumbuh kesadaran pergerakan umat Islam, antara lain tercermin dari terbitnya Resolusi Jihad yang menggelorakan semangat melawan penjajahan,” kata Gus Ipul.

Dua kekuatan itulah, sambung dia, yang mesti terus dijalin kebersamaannya demi utuhnya bangsa Indonesia. “Dengan keutuhan bangsa, kita bisa membangun dan menyejahterakan rakyat dalam bangunan Indonesia Raya,” ujar pria yang juga ketua PB Nahdlatul Ulama.

“Insya Allah warna busana yang kami kenakan ini adalah wujud tekad kuat menyatukan seluruh elemen di Jatim, untuk bersama-sama meraih esok yang lebih baik. Busana ini juga produksi usaha kecil menengah Jatim, menjadi pesan bagi prioritas kami ke depan, yaitu membela kelompok ekonomi kecil dan masyarakat miskin,” jelasnya.

Mbak Puti menambahkan, salah satu syarat bagi terwujudnya Indonesia yang tangguh adalah menyatunya elemen santri dan nasionalis. Menurutnya, nasionalis dan santri, santri dan nasionalis, tak ubahnya dua sisi dari satu keping mata uang yang membentuk Indonesia Raya.

“Berkat persatuan dua kelompok itulah, Indonesia tak mempan dipecah belah, republik ini tetap berdiri untuk menuntaskan tugas menyejahterakan seluruh lapisan rakyat,” tutur cucu Bung Karno tersebut.

Sementara, Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, yang juga hadir dalam haul tersebut, menambahkan, menyatunya elemen santri dan nasionalis bukan jargon politik semata. “Dalam perjalanan sejarah bangsa kita, berkali-kali kaum santri dan nasionalis menyelamatkan Indonesia dari perpecahan,” ujarnya.

Dia mencontohkan kerja sama antara Bung Karno dan pendiri NU KH Hasyim Asyari di masa pergerakan kemerdekaan. Bung Karno bertanya tentang hukum membela Tanah Air, dan dijawab KH Hasyim secara tegas sebagai ‘jihad fisabilillah’.

“Kerja sama Bung Karno dan Mbah Hasyim menunjukkan kepada kita semua bahwa menjadi muslim juga bisa menjadi Indonesia pada saat yang bersamaan,” terang Kiai Said Aqil.

“Sebab, nasionalisme Bung Karno juga lahir dari rahim keimanan. Itulah yang dalam bahasa Mbah Hasyim disebut sebagai hubbul wathon minal iman, cinta tanah air sebagian dari iman, agama dan nasionalisme bukan dua kutub berseberangan, keduanya saling menguatkan,” imbuhnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...