Sabtu
12 September 2026 | 4 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti Guntur Acungkan 2 Jempol untuk Kuliner Banyuwangi

pdip-jatim-puti-anas-kuliner1

BANYUWANGI – Usai Salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung Baiturrahman dekat Taman Sritanjung, Banyuwangi, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno menyempatkan diri menikmati kuliner lokal Bumi Blambangan, Sabtu (2/6/2018).

Setelah beberapa waktu lalu mencoba kuliner khas Banyuwangi, Nasi Tempong, kali ini Puti Guntur meluncur ke Warung Bik Atik, di Jalan A Yani, Tukang Kayu.

“Saya penasaran dengan kuliner lokal Banyuwangi. Tadi sempat cari info juga di TripAdvisor, lalu milih di Warung Bik Atik ini. Memang sesuai ulasan di TripAdvisor, enak banget ini rawonnya, macam-macam pula lauknya,” ujar Puti.

“Rawon dan sup buntutnya, top banget,” imbuh Puti sambil mengacungkan dua jempolnya, disambut senyum Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, yang mendampinginya.

Selain Anas, Puti ditemani Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Jatim Sonny T Danaparamita, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Made Cahyana Negara.

Puti menambahkan, pengembangan kuliner lokal menjadi salah satu perhatiannya bersama Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Kuliner ini termasuk leisure economy yang trennya terus tumbuh, saling terkait dengan wisata. “Food, fashion, tourism ini sekarang jadi favorit, maka kami sudah menyiapkan banyak program untuk itu,” kata Puti.

Warung-warung rakyat bakal diberdayakan melalui kemudahan permodalan, pendampingan higienitas, peningkatan tampilan makanan, dan beragam pelatihan lainnya. Termasuk dengan melibatkan ahli makanan dari berbagai kampus yang mempunyai jurusan tata boga dan sejenisnya.

Pengembangan kuliner lokal itu bakal dipadukan dengan pembangunan sektor pariwisata.

“Kami juga bikin beasiswa kuliner. Anak-anak muda Jatim, terutama anak-anak pemilik warung diberi beasiswa belajar gastronomi ke akademi kuliner. Ini penting untuk meningkatkan kualitas warung-warung rakyat,” papar Puti.

Bupati Anas memuji program inovatif Puti tersebut. Menurut Anas, itu jawaban bagi pengembangan warung rakyat yang tersebar di seluruh Jatim.

“Jadi bayangkan warung-warung rakyat yang di kampung-kampung itu makin maju. Mereka kalau soal rasa, mungkin jauh lebih enak dibanding restoran di hotel-hotel. Jadi tinggal didorong saja aspek pemasarannya, tampilan makanannya,” tutur Anas yang sedang cuti untuk berkampanye.

“Apalagi kalau anak-anak pemilik warung diberi beasiswa belajar kuliner, seperti program Mbak Puti, pasti dahsyat hasilnya,” imbuh Anas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
KRONIK

Buka Raker PP Bamusi, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

CIANJUR — Islam, menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia ...
KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...