Sabtu
12 September 2026 | 4 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menari bersama Anak Muda Surabaya, Syandria Ajak Millenial Lestarikan Budaya

pdip-jatim-syandria-nari1

SURABAYA – Putri sulung Cawagub Puti Guntur Soekarno Rakyan Ratri Syandriasari Kameron mengajak anak-anak muda ikut aktif melestarikan kebudayaan Indonesia. Dia berpendapat, nasib budaya Indonesia ada di tangan milenial.

“Siapa lagi kalau bukan kita yang melestarikan. Kalau kita tidak memahami dan meneruskan budaya tersebut, lama-lama bisa hilang jati diri bangsa Indonesia,” kata Syandria, Sabtu (2/6/2018).

Hal itu disampaikan Syandria saat bersama adiknya, Rakyan Danu Syahandra Kameron mengunjungi Tydif Studio di Surabaya, kemarin.

Di studio tari tersebut, Syandria dan Syahan berbincang dengan pemilik studio, Tysa dan Diva seputar antusiasme anak muda dalam melestarikan budaya, khususnya budaya tari Jawa Timur.

Mahasiswi Universitas Indonesia jurusan antropologi tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Tysa dan Diva. Dia berharap kegiatan dua anak muda itu dapat dikolaborasikan dengan program pemerintah.

Di antaranya program desa wisata yang diusung ibunya, Puti Guntur Soekarno, cawagub yang berpasangan dengan Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilkada Jatim 2018.

“Pengembangan desa wisata dengan menonjolkan budaya Jawa Timur akan menjadi atraksi yang menarik untuk turis,” ujarnya.

Di sela kunjungan itu, Syandria sempat berlatih menari dengan anak-anak muda anggota studio. Syandria tampak menikmati kegiatan tersebut, terlebih Syandria juga sempat berlatih menari di bawah asuhan putra bungsu Bung Karno, Guruh Soekarnoputra.

Selain mengunjungi studio tari, sehari sebelumnya Syandria dan Syahan mengikuti acara buka puasa bersama dengan masyarakat dan anak muda di Rolag Cafe, Jalan Prapanca Surabaya.

Acara buka puasa bersama ini juga dihadiri kedua putra Gus Ipul, Mohammad Falihuddin Daffa dan Mohammad Rayhan Hibatullah.

Sebelum buka puasa, Syandria dan Syahan bersama Kolaborasi Anak Muda Indonesia (KAMI), membagikan takjil bagi warga sekitar yang disambut dengan antusias.

Usai membagikan takjil kedua cicit Bung Karno ini memperkenalkan diri dan berbincang bincang dengan sejumlah komunitas yang hadir.

Menurut Syandria dan Syahan, melalui acara ini mereka mendapatkan banyak informasi seputar kondisi dan permasalahan anak muda atau kaum milenial Jawa Timur saat ini.

Ke depan, keduanya berharap dapat berkolaborasi dengan seluruh kaum muda di Jawa Timur untuk membuat perubahan bagi Jawa Timur yang lebih baik. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
KRONIK

Buka Raker PP Bamusi, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

CIANJUR — Islam, menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia ...
KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...