Selasa
27 Oktober 2026 | 7 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah: Tanda-tanda Kemenangan Gus Ipul-Mbak Puti Sudah Datang

pdip-jatim-basarah-batu

SURABAYA – Survei terbaru Litbang Kompas yang dilakukan pada 10-15 Mei 2018 lalu menempatkan elektabilitas pasangan Khofifah Emil Dardak di angka 48,6 persen dan pasangan Saifullah Yusuf- Puti Guntur Soekarno 45,6 persen.

Namun, selisih tingkat keterpilihan kedua pasangan calon ini masih di bawah angka margin error survei yakni sebesar 3.4 persen. Sehingga belum bisa dikatakan secara kuat bahwa satu pasangan akan unggul dibandingkan pasangan lainnya.

Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah memaknai hasil survei Litbang Kompas tersebut sebagai sudah datangnya tanda-tanda cahaya kemenangan bagi pasangan nomor 2, Gus Ipul-Mbak Puti.

Menurutnya, ada dua perspektif membaca survei baik yang mengunggulkan Khofifah-Emil maupun Gus Ipul-Puti.

Basarah menjelaskan, pertama, memaknai survei yang mengunggulkan Khofifah Emil. Jarak atau selisih pasangan Saifullah-Puti Guntur jika dibandingkan dengan beberapa survei kebelakang, semakin hari semakin tipis jaraknya dengan Khofifah-Emil.

“Survei Poltracking Maret 2018, Khofifah-Emil 42,4 dan Saifullah-Puti 35.8 (selisihnya 6.6 persen). Survei Populi Center April 2018, Khofifah-Emil 44,0 dan Saifullah-Puti 38.8 (selisihnya berkurang menjadi tinggal 5.2 persen),” katanya, Jumat.

Sedangkan pada survei terbaru Litbang Kompas Mei 2018 ini, selisihnya hanya tinggal 3 persen saja. Itu pun masih dalam batas margin error.

“Artinya, pasangan Saifullah-Puti dari bulan ke bulan semakin menunjukkan pergerakan peningkatan dukungan yang positif,” kata Ketua Tim Pemenangan Internal PDI Perjuangan untuk Pilkada Jatim tersebut.

Kedua, memaknai survei yang mengunggulkan Saifullah Puti. Bulan Januari 2018, Indo Barometer merilis elektabilitas Saifullah – Puti unggul 45.2 persen dari Khofifah-Emil 39,5 persen.

Februari 2018, survei Polmark merilis, Saifullah – Puti unggul 42.7 persen dari Khofifah-Emil 27,2 persen. Maret 2018, survei Charta Politica menempatkan Saifullah – Puti unggul 44.8 persen dari Khofifah-Emil 38,1 persen.

April 2018, survei Laboratorium Kebijakan Publik Perencanaan Pembangunan (LKP3) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya menempatkan Saifullah – Puti unggul 47.9 persen dari Khofifah-Emil 41,2 persen.

Mei 2018, survei terbaru yang dirilis Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik, FISIP Universitas Airlangga, Surabaya, pasangan Saifullah – Puti unggul 47.2 persen dari Khofifah-Emil 42,2 persen.

 

“Kesimpulannya adalah Saifullah-Puti tetap konsisten mengungguli Khofifah-Emil sampai bulan Mei ini. Artinya, kita jangan terpengaruh oleh propaganda kekalahan pihak lain karena faktanya kita ada di posisi menang,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan.

Basarah kemudian menambahkan, menjelang babak final Pilkada Jawa Timur ini, menginstruksikan seluruh elemen tim pemenangan baik kader partai, relawan dan kelompok maupun orang per orang yang tetap setia memenangkan Saifullah-Puti Guntur ini untuk siaga dan waspada, mengerahkan segenap daya, upaya, waktu dan tenaga guna menyongsong kemenangan.

“Kepada seluruh kader partai, untuk tetap fokus pada pembagian tugas yang telah ditetapkan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota serta mengamankan teritori masing-masing sehingga kita bisa memastikan sinergi partai dengan elemen lainnya untuk tetap fokus pada kerja-kerja pemenangan,” ujarnya.

Pilkada Jawa Timur adalah misi sakral bagi setiap kader partai dimana pun berada. “Inilah saatnya, kita mengimplementasikan iman politik kita dengan memastikan Gus Ipul-Mbak Puti keluar sebagai pemenang,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut Basarah, dia mengajak untuk menghikmati benar-benar makna gotong royong sebagai pemerasan keringat, pembantingan tulang bersama.

“Kerjakanlah kewajibanmu tanpa menghitung-hitung untung dan ruginya karena sebenarnya tanda-tanda kemenangan Gus Ipul-Mbak Puti sudah dekat,” ujar Basarah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Muslimat NU Jadi Penggerak Pembangunan dan Kesejahteraan Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak lebih dari 3.000 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat peran ...
KRONIK

Ina Ammania Ingatkan Guru Madrasah, AI Tak Bisa Gantikan Keteladanan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan guru madrasah agar tidak menyerahkan proses ...
SEMENTARA ITU...

Ski Air Ngawi Bidik 10 Emas di Popda Jatim XV 2026, Total Target 20 Medali

NGAWI – Cabang olahraga (cabor) ski air Kabupaten Ngawi membidik 20 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...