Minggu
21 Juni 2026 | 6 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Banyuwangi Sabet Anugerah Pengelola Aparatur Sipil Negara Terbaik

pdip-jatim-anas-penghargaan-kasn-2017

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menerima Penghargaan Anugerah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) 2017.

Penghargaan untuk lembaga/daerah dengan pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) terbaik itu diserahkan Komisioner KASN, I Made Suwandi kepada Anas di Jakarta, Kamis (28/12/2017) malam.

Penyerahan anugerah itu juga disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur.

Anas mengatakan, selama ini Pemkab Banyuwangi terus berupaya meningkatkan kualitas aparatur birokrasi daerah. Misalnya, rekrutmen ASN berkualifikasi tinggi dengan syarat IPK minimal 3,00; serta rutin melelang jabatan untuk menciptakan kompetisi yang sehat.

Dia mengungkapkan, sudah tiga kali ada lelang jabatan dalam setahun terakhir untuk sembilan jabatan kepala dinas dan sekretaris daerah.

Yang jauh lebih penting, kata Anas, adalah mendukung iklim inovasi di lingkungan ASN, sehingga lahir banyak program inovatif yang berdampak ke warga.

Seperti Beasiswa Banyuwangi Cerdas, Mal Pelayanan Publik, Smart Kampung, layanan antar obat ke warga, jemput bola rawat warga, hingga kebijakan pariwisata yang membawa Banyuwangi meraih penghargaan Badan Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Anas berpendapat, sudah bukan zamannya ASN bekerja berdasarkan formalitas. “Masak masyarakat minta mesin cepat, kita masih jalan kaki. Kan jadinya tidak nyambung. Di Banyuwangi itu mulai dikikis. Makanya lahir banyak program inovatif,” beber Anas.

Menurut Anas, pengelolaan ASN yang baik ini tujuan antaranya adalah lahirnya birokrasi yang inovatif.

“Tapi ada tujuan akhir yang lebih penting. Apa? Peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi warga. Karena buat apa ada inovasi tapi tidak bermanfaat bagi warga?” jelas bupati yang juga bakal calon wakil gubernur Jawa Timur yang diusung PDI Perjuangan dan PKB di Pilkada Jatim 2018 ini.

Dari indikator ekonomi, ungkap dia, pendapatan per kapita warga Banyuwangi melonjak 99 persen dari Rp 20,8 juta per orang per tahun pada 2010 menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun pada 2016.

“Angka kemiskinan menurun cukup pesat menjadi 8,79 persen pada 2016, jauh lebih rendah dibanding rata-rata Provinsi Jatim. Jadi ini outcome dari pengelolaan ASN yang baik,” urainya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Jember Gelar 1 Juta Sholawat untuk Bung Karno dan Kedamaian Negeri

DPC PDI Perjuangan Jember menggelar gerakan 1 Juta Sholawat untuk Bung Karno dan Kedamaian Negeri dalam rangka ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Tampung Aspirasi Warga Blitar, Soroti Teknologi Sampah hingga Industri Lokal

Anggota DPR RI Romy Soekarno menyerap aspirasi masyarakat Blitar terkait modernisasi industri kecil, pengelolaan ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Gelar Kejuaraan Tenis Meja “Sukarno Cup 2026”

KABUPATEN PASURUAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Bumikan Pemikiran Bung Karno Lewat Bedah Buku

MADIUN – Untuk membumikan ajaran dan pemikiran Sang Proklamator, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun sukses ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong Tarif Cukai Afirmatif untuk Pabrikan Rokok Golongan III

Anggota Komisi XI sekaligus Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendorong kebijakan afirmatif tarif cukai bagi ...
KABAR CABANG

Haul ke-56 Bung Karno, PDI Perjuangan Tulungagung Gelar Sarasehan dan Doa Bersama

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Sarasehan dan Doa Bersama di Aula Kantor DPC ...