Selasa
03 November 2026 | 10 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Banyuwangi Sabet Anugerah Pengelola Aparatur Sipil Negara Terbaik

pdip-jatim-anas-penghargaan-kasn-2017

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menerima Penghargaan Anugerah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) 2017.

Penghargaan untuk lembaga/daerah dengan pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) terbaik itu diserahkan Komisioner KASN, I Made Suwandi kepada Anas di Jakarta, Kamis (28/12/2017) malam.

Penyerahan anugerah itu juga disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur.

Anas mengatakan, selama ini Pemkab Banyuwangi terus berupaya meningkatkan kualitas aparatur birokrasi daerah. Misalnya, rekrutmen ASN berkualifikasi tinggi dengan syarat IPK minimal 3,00; serta rutin melelang jabatan untuk menciptakan kompetisi yang sehat.

Dia mengungkapkan, sudah tiga kali ada lelang jabatan dalam setahun terakhir untuk sembilan jabatan kepala dinas dan sekretaris daerah.

Yang jauh lebih penting, kata Anas, adalah mendukung iklim inovasi di lingkungan ASN, sehingga lahir banyak program inovatif yang berdampak ke warga.

Seperti Beasiswa Banyuwangi Cerdas, Mal Pelayanan Publik, Smart Kampung, layanan antar obat ke warga, jemput bola rawat warga, hingga kebijakan pariwisata yang membawa Banyuwangi meraih penghargaan Badan Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Anas berpendapat, sudah bukan zamannya ASN bekerja berdasarkan formalitas. “Masak masyarakat minta mesin cepat, kita masih jalan kaki. Kan jadinya tidak nyambung. Di Banyuwangi itu mulai dikikis. Makanya lahir banyak program inovatif,” beber Anas.

Menurut Anas, pengelolaan ASN yang baik ini tujuan antaranya adalah lahirnya birokrasi yang inovatif.

“Tapi ada tujuan akhir yang lebih penting. Apa? Peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi warga. Karena buat apa ada inovasi tapi tidak bermanfaat bagi warga?” jelas bupati yang juga bakal calon wakil gubernur Jawa Timur yang diusung PDI Perjuangan dan PKB di Pilkada Jatim 2018 ini.

Dari indikator ekonomi, ungkap dia, pendapatan per kapita warga Banyuwangi melonjak 99 persen dari Rp 20,8 juta per orang per tahun pada 2010 menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun pada 2016.

“Angka kemiskinan menurun cukup pesat menjadi 8,79 persen pada 2016, jauh lebih rendah dibanding rata-rata Provinsi Jatim. Jadi ini outcome dari pengelolaan ASN yang baik,” urainya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...
KRONIK

Ngawi Siap Jadi Tuan Rumah POPDA Jatim XV

NGAWI – Kabupaten Ngawi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...