Minggu
13 September 2026 | 8 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Arak-arakan Bhineka Tunggal Ika Iringi Pendaftaran PDIP Surabaya ke KPU

pdip-jatim-dpc-surabaya-daftar-parpol-pemilu

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU Surabaya, Rabu (11/10/2017).

Pendaftaran dilakukan dengan berjalan kaki dari kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya di Jalan Kapuas menuju kantor KPU di Jalan Adityawarman.

Diiringi ratusan kader yang memainkan musik patrol dan tarian reog, pengurus DPC PDIP Surabaya mulai beranjak dari kantor DPC sekitar pukul 14.00 WIB.

Uniknya, di antara para kader yang ikut dalam arak-arakan, banyak yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan pendaftaran PDIP kali ini dilakukan serentak di semua daerah di Indonesia. “Ini sesuai instruksi langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri,” jelas Whisnu.

Instruksi tersebut, di antaranya selama pendaftaran juga harus menampakkan ideologi Pancasila. Adanya iringan kesenian lokal, baju-baju adat Bhineka Tunggal Ika, tambah Whisnu, menunjukkan bahwa PDIP sebagai rumah nasionalis yang merupakan ideologi Pancasila.

Politisi yang juga Wakil Wali Kota Surabaya ini mengaku optimistis, PDI Perjuangan bakal lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu 2019. Karena data berupa KTA dan e-KTP yang disetorkan sudah sesuai persyaratan.

“Kami setorkan 14 ribu KTA dan di DPC masih ada belasan ribu yang siap, serta semuanya by name by addres,” ujarnya.

Soal target Pemilihan Legislatif 2019 di Surabaya, Whisnu menaikkan menjadi dua kali lipat, yakni dari 15 kursi saat ini menjadi 30 kursi pada pileg mendadatang.

“Kalau dulu targetnya hanya 20 dan berhasil meraih 15 kursi, maka kali ini 30 kursi. Jadi kesiapan mesin partai menjadi dasar target kami,” kata dia.

Di antara ratusan kader dan simpatisan PDIP yang ikut mengarak ke KPU itu, ada sosok yang menyita perhatian banyak orang. Sosok itu adalah Fuad Benardi, putra Wali Kota Tri Rismaharini. Dia tampak membaur dengan kader-kader PDI Perjuangan lainnya.

Fuad mengaku sudah beberapa kali mengikuti acara PDI Perjuangan, seperti proses pendaftaran verifikasi parpol di KPU kali ini.

Sebagai kader, terang Fuad, sudah seharusnya dia datang pada agenda-agenda partai. “Apalagi ini agenda partai terkait verifikasi di KPU,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...