Sabtu
18 April 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Dorong MBR Punya Rumah Sendiri

pdip-jatim-jokowi-di-perumahan-cikarang

CIKARANG – Presiden Joko Widodo memastikan, masyarakat di seluruh daerah di Indonesia akan semakin mudah memiliki rumah.

Sebab, pemerintah bekerjasama dengan pengembang dan perbankan terus membangun perumahan yang terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Karena itu, Jokowi mendorong masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah sendiri.

“Step pertama, paling tidak rakyat sudah memiliki rumah lebih dulu. Yang penting itu,” kata Jokowi, saat meresmikan Perumahan Villa Kencana, Kamis (5/4/2017).

Perumahan di Cikarang, Bekasi ini misalnya, dijual dengan harga Rp 112-141 juta tergantung tipe dan ukurannya. Cicilan yang harus dibayar masyarakat per bulan, Rp 700.000 – 900.000.

Untuk uang muka sebesar 1 persen atau sekitar Rp 4 juta dibayarkan melalui subsidi dari pemerintah. Ada 4.734 unit yang sudah dibangun, dan 4.015 unit lagi akan dibangun.

Dia memastikan, meski harganya murah, kualitas rumah yang dibangun layak untuk ditinggali. Rumah paling kecil bertipe 26/60 meter persegi.

Rumah itu memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu. Sementara, bagian belakang rumah masih bisa dibangun dapur.

“Lebih dari cukup menurut saya. Dulu saat saya ngontrak rumah kemudian memiliki rumah dengan tipe ini sudah cukup. Daripada ngontrak, saya dulu 9 tahun ngontrak,” ungkapnya.

Karena itu, Jokowi bersyukur kalau ini dirasakan dan bisa dicicil dengan baik. Sebab sebelumnya yang di Tangerang cicilannya Rp1,2 juta berupa rusunami. Sementara yang diresmikannya sekarang adalah rumah tapak.

“Ini yang ingin kami bangun di mana-mana di seluruh kota di tanah air, karena sudah dianggarkan di APBN kita. Di Sumatera berapa, Bali, NTT, NTB, Sulawesi, dan target tercapai seperti yang sudah kita gariskan,” tambah Jokowi.

Jokowi sempat memanggil tiga pembeli untuk memastikan bahwa harga yang ditawarkan tidak memberatkan kantong masyarakat.

Mereka mengaku berpenghasilan sekitar Rp 3 juta setiap bulannya, sehingga cicilan Rp 700.000 – Rp 900.000 tidak memberatkan.

“Kalau gaji Rp 3 juta lebih ya, cukuplah. Kalau rejeki kan Allah yang atur, nanti kalau rejeki lebih baik, beli rumah lebih gede enggak apa-apa,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...