Selasa
13 Oktober 2026 | 10 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Presiden Jokowi Ajak Beberapa Warga Cirebon Makan Bersama

pdip-jatim-jokowi-ajak-warga-maksi

CIREBON – Ada pemandangan yang berbeda saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo singgah di sebuah rumah makan usai acara penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat, Kamis (13/4) siang.

Setibanya di rumah makan yang terletak di Jl Ir H Djuanda Kota Cirebon, Presiden menyapa warga yang berada di sekitar lokasi menanti kehadirannya.

Namun, siapa sangka, mantan Gubernur DKI Jakarta ini turut mengajak warga yang ditemuinya itu untuk menyantap hidangan bersama dengan dirinya. Momen itu terjadi saat Presiden dan rombongan makan siang bersama pada sore hari, sekitar pukul 15.30 WIB.

Sekitar 6 orang warga beserta 8 anak-anak diajak Presiden masuk ke dalam rumah makan. Semuanya berkesempatan untuk bertatap muka dan berbincang bersama dengan Presiden.

“Tadi Pak Presiden mendoakan supaya kita tetap semangat menjalani hidup. Alhamdulillah kita tadi bisa menyampaikan keluhan kepada Bapak Presiden. Kita bersyukur kepada Allah,” kata Vivi Artifah, salah seorang yang turut berbincang bersama Presiden.

Para dewasa duduk semeja bersebelahan dengan Presiden Joko Widodo, sementara anak-anak tampak duduk bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

“Tadi salaman lalu saya ajak, ayo makan dengan saya. Ngajak makan sambil tadi bicara,” Presiden menjelaskan kepada para jurnalis.

Melalui pembicaraannya dengan warga itu, kemudian diketahui profesi yang dilakoni mereka semua. Ini memang merupakan salah satu cara Joko Widodo untuk berkomunikasi dengan rakyat kecil.

Kita mungkin masih ingat, kebiasaannya itu sudah dilakukan sejak dirinya masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

“Ini sopir freelance, ini juga sopir freelance. Ada lagi yang jualan gorengan molen dan yang dagang keliling kolak. Kita jadi tahu produk-produk dasar di (masyarakat) bawah itu apa,” ujarnya sambil sejenak mengenalkan tamu santap siangnya itu.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga sempat memberikan bantuan modal usaha kepada mereka. Masing-masing diberikan bantuan modal sebesar Rp500 ribu. Adapun untuk anak-anak yang turut serta, Presiden juga menghadiahi mereka dengan sejumlah buku tulis.

“Sebetulnya masyarakat ini, contoh ibu-ibu tadi, dengan modal Rp200 ribu bisa menghasilkan Rp50 ribu per hari. Inilah saya kira program seperti KUR harus kita urus. Ada hal kecil yang bisa kita lakukan, tetapi memberikam dukungan ekonomi di bawah yang sangat besar,” tutur Presiden. (BPMI Setpres/ES)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...