Jumat
23 Oktober 2026 | 6 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ara: Merawat dan Menjaga Kebhinekaan Harus Sampai ke Akar Rumput

pdip-Jatim-Maruarar-Sirait

JAKARTA – Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait mengatakan, upaya merawat dan menjaga kebhinekaan harus digalakkan secara massif dan refrehensif hingga ke akar rumput.

“Kita harus merawat dan menjaga kebhinekaan sampai ke akar rumput. Bagaimana Pancasila sebagai ideologi bangsa harus hadir dan mampu menjawab persoalan-persoalan mendasar di masyarakat,” kata Maruarar, kemarin.

Hal ini dia sampaikan terkait pelaksanaan Kirab Kebangsaan bertema “Muda, Merah-Putih Pasti Keren”, Minggu (9/4/2017). Parade kebangsaan dipusatkan di GOR Rawamangun, Jakarta Timur.

Anggota Komisi XI DPR RI ini memastikan akan menghadiri Kirab Kebangsaan tersebut. Menurutnya, dalam setiap kegiatan Kirab Kebangsaan yang digelar di sejumlah daerah, dia selalu menyempatkan waktunya untuk hadir dalam acara yang selalu diikuti ribuan anak-anak muda itu.

“Saya akan hadir, sama seperti acara serupa di daerah lainnya,” ujar politisi yang akrab disapa Ara ini.

Kegiatan yang juga sebagai salah satu wujud dan komitmen yang konkret untuk menggelorakan semangat persatuan dan kebhinekaan tersebut tidak hanya akan dihadiri Maruarar.

Sejumah tokoh nasional juga dijadwalkan hadir, seperti Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, Direktur Eksekutif Wahid Institute Yenny Wahid, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Kirab kebangsaan akan dimulai pukul 07.00 WIB hingga 12.30 WIB. Perjalanan kirab sepanjang 4 kilometer start dari Jalan Pemuda Rawamangun (Halte Velodrome) dan berakhir di GOR Remaja Velodrome, Jakarta Timur.

Kirab juga menyuguhkan sejumlah pentas budaya Betawi, Jawa, Sunda, palang pintu ferfomance, color fun, tradisional and modern dance, pameran kuliner dan komunitas serta masih banyak lagi. Panitia juga menyiapkan lomba foto selfie bertema Jakarta Kekinian.

Ketua Pelaksana HUT TMP yang ke-9, Brando Susanto mengatakan, ribuan perserta terutama anak-anak muda akan menghadiri kegiatan tersebut.

“Kami melihat anak muda sekarang sudah luntur semangat Indonesia-nya. Kita pompa lagi. Saya kira Pancasila bisa tetap hidup di tengah anak muda,” ujar Brando.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan zaman yang begitu pesat, Pancasila masih bisa hidup di tengah anak muda. Oleh karena itu, TMP terus berupaya mempromosikan keberagaman itu.

“Berbeda itu ya Indonesia. Itu yang kita sampaikan.Walaupun berasal dari berbagai suku, agama, ras dan lainnya kita tetap satu,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...
UMKM

Mendorong Kemandirian UMKM Kebun Sagu hingga Pantai Sumilir Tuban

TUBAN – Penguatan ekonomi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Tuban terus dilakukan ...
KRONIK

Mahasiswa Kritisi Anggaran, Sinung Dorong Pembenahan PAD dari Sektor Kopi

BONDOWOSO – Sejumlah mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Bondowoso mengkritik efisiensi anggaran pemerintah ...
KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...