Jumat
25 September 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pak Kus: Warkop Cethe Tulungagung Luar Biasa

pdip-jatim-pak-kus-nyethe1

TULUNGAGUNG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi, menyempatkan diri menikmati sajian kopi  khas Tulungagung, di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (18/3/2017) malam.

Kedatangan Kusnadi ke desa yang memiliki sekitar 60 warung kopi itu atas ajakan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, usai menikmati pertunjukan seni budaya jaranan di alun-alun depan pendopo kabupaten setempat.

“Luar biasa. Ternyata potensi ekonomi warung kopi di sini tidak kalah dengan usaha lainnya. Malah hasilnya sangat mensejahterakan pemiliknya,” kata Kusnadi, saat mampir di warung kopi (warkop) Mak Tin, di depan Balai Desa Bolorejo.

Politisi  yang akrab disapa Pak Kus ini menyebut potensi ekonomi warkop di Tulungagung sangat bagus, setelah dia melihat sendiri pengunjung warkop Mak Tin.

Menurut Kusnadi, pemilik warkop Mak Tin bisa menghasilkan pendapatan bersih di kisaran Rp 5 juta sehari. “Bayangkan, sehari warung ini menghabiskan 1 kuintal gula, dan 60 kilogram kopi,” ujarnya.

Kondisi serupa juga dilihat Pak Kus di Warkop Mak Waris di desa yang sama. Meski lokasinya agak masuk ke dalam gang, pengunjung Warkop Mak Waris pun memenuhi bangku-bangku panjang yang mengitari meja-meja kayu.

Sama dengan warkop Mak Tin, pengunjung warkop Mak Waris didominasi anak-anak muda yang menikmati rokok sambil memainkan smartphone.

Yang membedakan dengan warkop di daerah lainnya, sebagian besar pengunjung warkop ini melukis batang rokoknya dengan cethe, atau ampas kopi.

Mereka melukis beberapa batang rokoknya, dengan bermacam motif, dan memajangnya di sisi piring kecil alas gelas (lepek).

(Baca juga: Eva Sarankan Petani Kopi Gunung Wilis Bentuk Koperasi)

Setelah agak kering, mereka mulai menikmati rokok berbalut lukisan dari cethe. Tak ayal, asap rokok beraroma kopi pun memenuhi warkop.

Kusnadi mengaku salut dengan kebiasaan ‘nyethe’ yang membudaya di masyarakat Tulungagung. Apalagi, banyak warga Tulungagung yang terangkat ekonominya dari usaha membuka warkop ini.

Tidak hanya di wilayah Kauman, tapi juga menyebar di kawasan Tulungagung lainnya.

Pada kesempatan itu, Kusnadi juga menikmati kopi cethe Tulungagung yang punya aroma dan rasa khas. Pak Kus juga berbincang dengan anak-anak muda yang sedang nyethe. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...