Kamis
16 April 2026 | 10 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eva Sarankan Petani Kopi Gunung Wilis Bentuk Koperasi

pdip-jatim-eva-reses-tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Eva Sundari menyarankan para petani pembudidaya kopi Gunung Wilis mendirikan koperasi. Dengan membentuk badan hukum Indonesia itu, diharapkan aspirasi mereka bisa diperjuangkan.

“Selain koperasi adalah amanat konstitusi, koperasi juga terbukti  bisa ekspansi di luar negeri seperti Anlene, Carefur, atau Bank ABN Amro, dan lainnya,” kata Eva Sundari, Minggu (5/3/2017).

Saran ini dia sampaikan setelah mendengar aspirasi, dan menampung persoalan yang dihadapi petani kopi Gunung Wilis. Serap aspirasi terkait masa reses DPR RI Maret 2017 ini berlangsung di Omah Kopi, Dusun Surenpaten, Desa Balerejo, Tulungagung pada Jumat (3/3/17) malam.

Di acara tersebut, ungkap Eva, hadir suami istri Sutrimo yang menginisiasi budidaya kopi Gunung Wilis, dan langkah ini telah diikuti beberapa petani tetangga mereka.

Hasil Produk Kopi Gunung Wilis jenis Arabica ini, kemudian diolah oleh seorang  pengusaha Kurnia Ika Kusuma dengan mendirikan Pabrik Kopi Lintang, sekaligus mendirikan Omah Kopi untuk pemasarannya.

Upaya mengendalikan hulu hingga hilir oleh komunitas ini menghadapi kendala, karena meski sudah didampangi konsultan dari BI Kediri yaitu Mas’ud Asjari.

“Produktivitas kopi para petani rendah, padahal harga dan permintaan selalu naik. Sayang banget kan?” ujarnya

Selain ingin mendapat pendampingan, komunitas ini juga ingin mengajak petani2 di 5 kabupaten lainnya di lereng Gunung Wilis (Kediri, Nganjuk, Blitar, Madiun, Trenggalek) untuk bergabung dalam bisnis kopi ini.

Eva Sundari menyambut baik keinginan merka. “Peluang kopi amat menjanjikan, ada prediksi internasional yang menyatakan akan ada kelangkaan kopi dunia tahun 2025,” kata Eva.

Dia menyebutkan, kopi Gunung Wilis punya banyak faktor keunggulan untuk branding. Misalnya, tata cara khas minum kopi ini, yakni ‘kopi gigit’, di mana gula kelapa digigit sebelum menyeruput kopi.

Keistimewaan yang lain kopi wilis ini adalah, lendetnya (endapan) kopi yang halus bisa untuk bahan seni lukis cethe di atas media sebatang rokok. Kuasnya bisa silet, benang atau batang korek korek api yang dilancipkan setelah dibakar.

“Selain batang rokok, seni lukis cethe ini juga bisa dipakai untuk melukis botol maupun di atas kain kanvas biasa,” pungkas Eva. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...