Selasa
13 Oktober 2026 | 1 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: Elektabilitas Ahok Naik karena PDIP Banyak Mengalah 

pdip-jatim-hasto-jember

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto optimistis pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat memenangi pemilihan kepala daerah DKI Jakarta pada 15 Februari 2017.

“Survei terakhir kami, (elektabilitas Ahok-Djarot) sudah di atas 38 persen. Kami optimistis menang karena peningkatannya (elektabilitas) itu secara konsisten,” ucap Hasto dalam lawatannya ke Yogyakarta, Senin, 30 Januari 2017.

Hasto berujar, naiknya elektabilitas Ahok-Djarot karena selama ini kubu pengusung pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI nomor urut dua itu lebih banyak mengalah meskipun “pancingan” konflik selama masa kampanye pilkada cukup tinggi.

Hasto mencatat, ada sejumlah momentum selama masa pilkada yang terekam bernuansa politis. Ia mencontohkan, saat tim sukses Ahok-Djarot akan menggelar acara pertunjukan wayang bagi warga, muncul keberatan dari Front Pembela Islam. Saat itu PDIP mengalah.

Saat menggelar pengobatan gratis bagi warga dan ditolak lagi oleh FPI, PDIP juga mengalah. Lalu dalam kegiatan kampanye Ahok-Djarot yang banyak dihadang di berbagai tempat pun, PDIP kembali mengalah. “Bahkan, saat anggota ranting PDIP kami dikeroyok (saat mengawal kampanye Djarot), kami juga mengalah,” tutur Hasto.

Namun, kata Hasto, ketika sikap mengalah PDIP selama ini kemudian diikuti dengan upaya memperkarakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri atas pidatonya saat hari ulang tahun PDIP ke-44, seluruh jajaran partai langsung bersiaga penuh. “Kami jelas tak mungkin membiarkan martabat partai dilecehkan dengan cara seperti itu,” ucap Hasto.

Hasto berujar, PDIP sangat mengharapkan kemenangan mutlak Ahok-Djarot dalam satu putaran. Sebab, hal itu akan mendatangkan banyak keuntungan bagi masyarakat dan negara. “Dengan menang satu putaran, tentu negara menghemat anggaran untuk pilkada dan ketegangan politik belakangan ini segera secepatnya diatasi,” tuturnya.

Selain itu, kata Hasto, program Presiden Joko Widodo dalam mempercepat program-program nasional yang melibatkan DKI Jakarta sebagai ibu kota Republik Indonesia segera berlanjut tanpa persoalan. “Pasangan Ahok-Djarot jelas akan membawa DKI Jakarta betul-betul menjadi representasi dari seluruh jati diri keindonesiaan kita,” ucap Hasto.

Hasto berujar, PDIP dan partai pengusung Ahok-Djarot lain dalam sisa masa kampanye ini akan bekerja lebih keras agar target menang satu putaran dapat tercapai tanpa kendala berarti. “Bagaimana pun, kami, juga para relawan, merasa tak berani mempertaruhkan masa depan DKI kepada mereka yang belum berpengalaman,” tuturnya. (tempo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...