Senin
26 Oktober 2026 | 5 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Banjir, Legislator Surabaya Minta Pemkot Revisi SDMP

pdip-jatim-syaifuddin-z-dpc-sby

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Syaifudin Zuhri minta pemerintah kota melakukan evaluasi menyeluruh dalam upaya penanganan banjir. Di antaranya tentang Rencana Induk Sistem Drainase Kota atau Surabaya Drainage Master Plan (SDMP).

Syaifuddin menilai, penanganan banjir yang telah dilakukan pemkot masih parsial. Karena sistem jaringan saluran air itu tidak terintegrasi antara yang satu dengan lainnya.

“Untuk melihat itu, harus dilihat secara keseluruhan, mengacu pada perencanaan induk sistem saluran kota,” katanya, kemarin.

Legislator yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menyebutkan, tiap kali hujan deras, warga Kota Pahlawan hingga kini masih dihantui terjadinya banjir.

Pihaknya sudah seringkali menyampaikan persoalan ini ke Pemkot Surabaya, khususnya Dinas PU Bina Marga dan Pematusan. “Sayangnya persoalan banjir di Kota Surabaya ini tidak kunjung bisa teratasi,” ujar Cak Ipuk, sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, sebetulnya Pemkot Surabaya juga sudah berusaha menangani persoalan banjir ini, di antaranya dengan penambahan rumah pompa di beberapa titik rawan banjir.

Selain itu, pemkot juga telah melakukan beberapa perbaikan saluran. “Tapi, seperti yang kita lihat penanganan banjir ini belum ada hasil yang cukup memuaskan, ” ujarnya.

Banjir, lanjutnya, masih melanda di kawasan Wiyung, Babadan, Tandes, Balas Klumprik serta sejumlah kawasan lainnya, bahkan genangannya lebih parah dari pada sebelumnya.

Ketinggian genangan air mencapai hampir satu meter, hingga menyebabkan banyak sepeda motor dan mobil mogok karenanya.

“Kami melihat ada daerah yang saluran airnya diperdalam. Namun begitu hujan tiba, daerah tersebut malah jadi genangan air. Karena airnya tidak bisa mengalir, seperti keluhan warga di daerah Pucang Arjo, beberapa minggu lalu,” katanya.

Kalau ternyata sudah mengacu pada SDMP tapi masih juga terjadi banjir, terang Syaifuddin, berarti SDMP-nya yang harus dikaji ulang untuk direvisi.

“Yang saya tahu SDMP yang kita punya saat ini adalah SDMP tahun 2003. Jadi sudah 14 tahun yang lalu. Dalam kurun waktu 14 tahun, sudah banyak sekali perubahan. Terutama Kota Surabaya, yang pembangunannya demikian pesatnya,” ujarnya.

Soal revisi SDMP ini, dia mengaku sudah menyampaikan ke Pemkot Surabaya. “Saya sudah ingatkan kepada pemkot agar pada tahun 2017 ini segera melakukan kaji ulang dan revisi SDMP,” ungkap dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ansari PDIP: Pencegahan Kekerasan pada Anak Dimulai dari Keluarga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengaku prihatin terhadap maraknya kasus kekerasan ...
SEMENTARA ITU...

Diana Sasa Pimpin KBI Magetan, Perluas Minat Anak Muda terhadap Kickboxing

MAGETAN – Diana AV Sasa ingin semakin banyak anak muda Magetan mengenal dan tertarik mencoba kickboxing. Baginya, ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...
KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...