Rabu
14 Oktober 2026 | 10 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Budidaya Buah Naga di Kumendung Bisa Jadi Contoh Daerah Lain

pdip-jatim-kusnadi-kumendung1

BANYUWANGI – Satu lagi kader PDI Perjuangan yang menarik perhatian Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi, karena mampu mengembangkan perekonomian di daerahnya.

Adalah Irianto, kader PDI Perjuangan asal Kumendung, Kecamatan Muncar, Banyuwangi ini membuat penasaran Kusnadi, dengan usahanya di bidang budidaya tanaman buah naga.

Menurut Kusnadi, Irianto memiliki lahan 1 hektar yang ditanami buah naga. Dari ratusan tanaman buah naga miliknya, Irianto sekali petik bisa mendapatkan 1,5 sampai 2 ton.

“Irianto setiap bulan bisa dua kali petik buah naga. Hasil panen buah naga ini dikirim para pedagang ke Surabaya, Bali, Jakarta, hingga Medan,” kata Kusnadi, kemarin.

Usaha budidaya buah naga ini, jelas Pak Kus, hasilnya tidak hanya dirasakan Irianto. Sebab, mulai proses tanam, hingga pemasaran, melibatkan warga setempat.

Pun teknologi penanaman yang dikembangkan Irianto bersama warga Desa Kumendung, tambahnya, bisa jadi contoh bagi pembudidaya buah naga lainnya, atau mereka yang ingin berbudidaya buah naga.

“Sebab budidaya buah naga di Kumendung ini hasilnya bisa dirasakan setiap saat,” ujar Pak Kus.

Sementara itu, Irianto mengatakan, saat ini masyarakat ramai-ramai berbudidaya tanaman buah naga, karena hasinya sangat menjanjikan bagi kalangan petani di Kumendung.

Banyak petani beralih ke buah naga dari sebelumnya menanam padi, jagung, dan tanaman hortikultura lainnya. “Karena hasilnya bisa 3-4 kali lipat,” jelas Irianto.

Menurutnya, dari sekitar 484 hektar lahan pertanian di Kumendung, sekitar 100 hektar ditanami buah naga. Sehingga budidaya buah naga ini, sebutnya, menjadi penghasilan utama warga Kumendung.

“Pertama, tingkat kerawanan dari hama penyakit kecil sekali. kedua, produktivitas buah naga hasilnya sangat menjanjikan,” papar Irianto.

Soal harga, sebutnya, tergantung kondisi buah naga di pasaran. Namun rata-rata hasilnya lebih menguntungkan bagi pembudidaya buah naga.

Apalagi jika harga di tingkat pedagang buah, di puncak tertinggi. Bahkan ada yang mencapai Rp 50.000 per kilogram-nya.

Soal teknologi yang dikembangkan pembudidaya buah naga di Kumendung, tambah Irianto, di antaranya dengan pemasangan lampu di dekat tanaman buah naga. Lampu ini terus dinyalakan sejak sore hingga jelang pagi.

Menurutnya, sinar lampu ini bisa merangsang tanaman buah naga untuk terus berbunga, yang akhirnya menghasilkan buah. “Sehingga di sini tidak ada yang namanya musim buah naga, karena hampir dua minggu sekali kami panen,” jelasnya, sumringah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...