Senin
17 Agustus 2026 | 11 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemerintah Akan Mati-matian Turunkan Angka Kesenjangan

pdip-jatim-jokowi-rapat-istana-bogor

BOGOR — Presiden Joko Widodo mengatakan, ada beberapa sektor yang harus diperbaiki pada tahun 2017 dan 2018, salah satunya terkait ekonomi yang belum merata.

Menurut Jokowi, masalah pemerataan ekonomi ini, ke depan akan jadi perhatian besar pemerintah.

“Kita harus kerja keras mati-matian menurunkan angka kesenjangan. Baik kesenjangan antar-wilayah, kesenjangan antara yang kaya dan miskin. Yang ini jadi concern besar pemerintah ke depan,” tandas Jokowi.

Penegasan ini dia sampaikan saat memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/1/2017).

Kesenjangan yang masih tinggi, lanjut Jokowi, bisa dilihat dari indeks kesenjangan pengeluaran penduduk Indonesia atau gini ratio.

Pada Maret 2016, indeksnya sebesar 0,39. Angka itu menurun dibandingkan posisi Maret 2015 yang sebesar 0,41.

“Meski kita tahu angka gini ratio sedikit membaik, apa pun kalau kita lihat angkanya pada posisi yang tinggi,” ujarnya.

Untuk mengurangi kesenjangan itu, kader PDI Perjuangan ini menekankan, bahwa kebijakan redistribusi aset dan legalisasi tanah sangat penting. Dia minta Kementerian Agraria dan Tata Ruang segera kebut sertifikasi tanah warga.

Jokowi juga minta kementerian lingkungan hidup dan kehutanan mempercepat proses legalisasi hutan adat untuk masyarakat adat setempat. Selain itu, Jokowi minta penguatan program akses rakyat untuk mendapat modal.

Tahun ini dan tahun depan, katanya, kredit usaha rakyat (KUR) makin menjangkau luas masyarakat, makin besar jumlahnya, dan mudah diperolehnya.

“Asuransi juga harus diberikan, ditingkatkan, sehingga kita bisa mendorong keuangan inklusif,” ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga minta agar akses rakyat mendapat keterampilan diperluas dengan pendidikan kejuruan dan vokasional training.

Pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) juga harus diperluas bagi rakyat tidak mampu.

“Tadi malam saya telepon menteri pendidikan dan kebudayaan agar Kartu Indonesia Pintar bisa diberikan kepada semua anak yatim yang ada di negara kita, dan segera ini bisa kita mulai,” kata Jokowi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, Erma: Kemerdekaan Menerangi Jalan Kita Menuju Masa Depan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar upacara memperingati HUT ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Perjuangan Hari Ini Bukan Melawan Penjajah, tapi Kemiskinan hingga Perpecahan

SURABAYA – Perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia hari ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata ...
KRONIK

Hening dan Khidmat, Bupati Lukman Pimpin Penghormatan Suci bagi Pahlawan Bangsa

BANGKALAN – Hening dan khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Bangkalan. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Wakil ...
KRONIK

Malam Tiba di Flores, Risma dan Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa

MANGGARAI BARAT – Jajaran DPP PDI Perjuangan tidak menunggu pagi untuk menemui warga terdampak gempa di Flores, ...
KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...