Senin
17 Agustus 2026 | 8 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal TKA Ilegal, Yasonna: Ada Pihak yang Provokasi Publik

pdip-jatim-yasonna-laoly-diwawancarai

JAKARTA – Menkum-HAM Yasonna Laoly menduga ada pihak coba-coba memprovokasi masyarakat melalui isu “serbuan” tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal China.

“Kami sudah bentuk crisis center soal ini. Kami lihat ada maksud lain, ada maksud provokasi,” kata Yasonna, Kamis (29/12/2016).

Belakangan, masyarakat sempat diresahkan munculnya isu 10 juta TKA ilegal asal China datang ke Indonesia. Menurut Yasonna, pemerintah telah mengklarifikasi dan membantah jumlah tenaga kerja asal China mencapai 10 juta.

Dia berharap, masyarakat tidak menyebar data TKA yang tidak memiliki validitas. Pemerintah, ungkapnya, telah berkomitmen untuk menindak penyebar isu yang meresahkan masyarakat tersebut.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara telah menemukan penyebar isu TKA ilegal itu.

Dirinya tidak merasa adanya “serbuan” TKA ilegal. Dia menilai, jika hal itu benar terjadi, pasti akan dirasakan masyarakat.

“Kalian rasakan tidak? 10 juta orang. Kalau benar terjadi pasti di sentra-sentra, tidak ke daerah terpencil. Masa 10 juta tidak terasa sih. Orang yang tidak bisa bahasa Indonesia, ngomong thank you saja tidak bisa,” ucapnya.

Saat ini pihaknya tengah mengembangkan aplikasi untuk melacak keberadaan warga negara asing yang masuk ke Indonesia. Keberadaan WNA akan dilacak melalui barcode di paspor.

Aplikasi tersebut untuk meminimalisir adanya WNA yang melebihi batas waktu izin tinggal di Indonesia. Dengan demikian, pemerintah dapat mencari WNA yang telah tinggal lebih dari 30 hari dengan menggunakan bebas visa kunjungan (BVK).

Yasonna mencontohkan, jika WNA ingin berkunjung ke suatu daerah menggunakan pesawat terbang, saat memesan tiket, ia harus memindai barcode yang tertera di paspor. Dengan demikian, keberadaan setiap WNA terdeteksi.

“Misalnya dia ke Bali. Tinggal kami cari dia di Bali kalau sudah masuk overstay,” ujar Yasonna.

Ia mengatakan, kebijakan bebas visa dapat terus diterapkan untuk mendongrak kunjungan dari turis mancanegara. Tak hanya di Indonesia, penerapan kebijakan bebas visa juga diterapkan oleh negara tetangga.

“Kebijakan bebas visa itu tujuannya untuk turisme, untuk meningkatkan arus turis. Masa Indonesia segede ini, indonesia yang begitu besar, banyak destinasi turisnya jumlah wisatawannya lebih kecil dari Malaysia,” kata Yasonna.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengklarifikasi isu terkait serbuan tenaga kerja China ke Indonesia. Jokowi membantah bahwa tenaga kerja asal China yang masuk ke Indonesia jumlahnya mencapai puluhan juta.

Jokowi menegaskan bahwa tenaga kerja China di Indonesia saat ini hanya berjumlah 21.000 orang. Menurutnya, jumlah itu sangat kecil dibandingkan jumlah TKI di negara lain.

Di Malaysia, misalnya, TKI mencapai 2 juta orang. Adapun di Hongkong mencapai 153.000 orang. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Perjuangan Hari Ini Bukan Melawan Penjajah, tapi Kemiskinan hingga Perpecahan

SURABAYA – Perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia hari ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata ...
KRONIK

Hening dan Khidmat, Bupati Lukman Pimpin Penghormatan Suci bagi Pahlawan Bangsa

BANGKALAN – Hening dan khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Bangkalan. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Wakil ...
KRONIK

Malam Tiba di Flores, Risma dan Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa

MANGGARAI BARAT – Jajaran DPP PDI Perjuangan tidak menunggu pagi untuk menemui warga terdampak gempa di Flores, ...
KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...