Sabtu
24 Oktober 2026 | 12 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BPEK Latih Kelompok Tani dan Pembudidaya Ikan

pdip-jatim-bpek-pusat

pdip-jatim-bpek-pusatBOGOR – Ketua Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPP PDI Perjuangan Effendi Sianipar mengatakan, seharusnya tanaman pangan dan budidaya ikan air tawar dapat menopang ketersediaan sumber pangan nabati dan hewani bagi penduduknya.

Sayangnya kekayaan alam belum dimanfaatkan dalam menunjang kebutuhan pangan nasional.

Padahal, sebut Effendi, sumber pangan dari beberapa tanaman pangan dan hayati air tawar di Indonesia memiliki peluang besar sebagai bahan pangan untuk menopang kebutuhan sumber pangan nasional.

Menurut dia, sumber-sumber pangan dari tanaman pangan dan air tawar belum dapat perhatian serius jika dibanding sumber pangan nabati dan hewani lainnya.

“Jika dikelola secara serius, potensi pangan dari tanaman pangan tersebut dan perikanan air tawar kita akan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan ikan secara nasional. Dan itu akan membawa kesejahteraan kepada masyarakat,” kata Effendi Sianipar.

Pernyataan itu disampaikan Effendi kepada wartawan, usai pembukaan pelatihan untuk kelompok tani dan kelompok budidaya ikan di Cariu, Bogor, Rabu (23/11/2016).

Oleh karena itu, lanjut Effendi, pihaknya mengingatkan masalah ini harus mendapat perhatian dari berbagai pihak terutama pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui pengkajian dan penelitian.

“Kita mengharapkan lahirnya konsep pengelolaan dan pemanfaatan sumber pangan alternatif dan hayati air tawar yang berkelanjutan sebagai penyokong kebutuhan pangan nasional,” harap anggota Komisi IV DPR ini.

Pelatihan untuk kelompok tani dan kelompok budidaya ikan ini diikuti 60 orang dari berbagai daerah yang merupakan binaan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR.

Selama mengikuti pelatihan, peserta diberi pelajaran antara lain cara bercocok tanam mengikuti pola perubahan iklim, cara pemupukan secara seimbang sesuai jenis tanaman yang diusahakan petani.

Mereka juga diberikan pengetahuan bagaimana potensi sumber tanaman pangan alternatif menurut jenis diluar sumber pangan konvensional yang memungkinkan meningkatkan penghasilan petani tanaman pangan.

“Dalam kaitannya dengan perubahan iklim, peserta pelatihan dibekali pengetahuan apakah perubahan iklim itu turut mempengaruhi hasil produksi ikan air tawar. Tak kalah pentingnya, peserta juga diberi keterampilan menyikapi potensi pasar perikanan air tawar di tengah meningkatnya produksi ikan tangkap laut,” kata Effendi

Dia menambahkan, pelatihan difokuskan merumuskan pokok permasalahan terkait ketersediaan sumber pangan nabati dan hewani. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kekeringan Ngawi Merambah Jogorogo, Yuwono Minta BPBD Petakan Sumber Air

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera ...
LEGISLATIF

Buleks Desak Revitalisasi Pasar Tradisional Surabaya, Aset Mangkrak Diminta Produktif

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mendesak PD Pasar Surya mempercepat revitalisasi pasar ...
KRONIK

Deni Wicaksono Ingatkan Warga Jangan Gadaikan Masa Depan karena Politik Uang

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengingatkan masyarakat agar tidak menggadaikan masa depan ...
KRONIK

Erma Beri Bantuan Gerobak dan Pendampingan pada UMKM Desa Tulungrejo

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, memberikan bantuan gerobak dan pendampingan ...
LEGISLATIF

Baktiono Desak Perda Air Limbah Surabaya Segera Dijalankan, Tarif Warga Harus Terjangkau

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya sekaligus Ketua Pansus Air Limbah Domestik, Baktiono, mendesak Pemerintah ...
KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...