BONDOWOSO – Rumah Ridwan, seorang warga RT 12 RW 05, Desa Badean, Kecamatan Bondowoso, rusak diterjang angin kencang pada Senin (2/11/2026).
Dua hari setelah kejadian, Rabu, (4/11/2026), DPC PDI Perjuangan Bondowoso berkolaborasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Bondowoso, melakukan pembangunan kembali rumah tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, mengatakan dirinya bersama perwakilan pemerintah daerah langsung bergerak setelah menerima informasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus mempercepat penanganan kerusakan rumah.
“Awalnya kami menduga ada korban. Tapi alhamdulillah pemilik rumah tidak ada di rumah saat kejadian,” kata Sinung.
Menurut dia, perubahan cuaca yang berlangsung cepat perlu menjadi perhatian masyarakat. Kondisi terik yang kemudian berubah menjadi hujan ekstrem disertai angin kencang dapat mengancam bangunan, terutama rumah tua dengan konstruksi semipermanen.
Sinung juga mengingatkan masyarakat Bondowoso agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Menurut dia, menghadapi perubahan cuaca tidak cukup hanya dengan kewaspadaan ketika bencana terjadi, tetapi juga membutuhkan kebiasaan menjaga lingkungan.
Dia menyoroti perilaku membuang sampah sembarangan yang dapat memperburuk persoalan lingkungan. Kesadaran menjaga lingkungan, kata dia, harus dibangun secara kolektif, mulai dari kawasan hulu hingga hilir.
“Kekompakan untuk sadar tidak membuang sampah sembarangan saat ini sama artinya dengan gotong royong menjaga lingkungan yang sehat,” ujarnya. (art/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













